Ekbis

Kopi Robusta Pupuan Rambah Pasar Korea Selatan

Kamis, 30 Juli 2015 | 14:00 WITA

beritabali.com/file

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, TABANAN.
Salah satu komoditas unggulan di bidang perkebunan yang dimiliki Kabupaten Tabanan yakni kopi Robusta yang dibudidayakan di Desa Pujungan Pupuan Tabanan, akhirnya mampu merambah pasar Korea Selatan. 

Pilihan Redaksi

 
Berkat kerjasama yang apik dengan salah satu investor dari PT. Fortunium Mendrisio 2, Kopi Robusta Pupuan akan diekspor ke Korea Selatan dalam waktu dekat. 
 
Peluncuran perdana Kopi Robusta diresmikan langsung oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti di Wantilan Desa Pujungan, Rabu (29/7) didampingi Direktur Utama PT. Fortunium Mendrisio 2 Johannes H. Gunawan, Anggota DPR RI Made Urip, Anggota DPRD Provinsi Bali Gede Suamba, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan Gede Purnawan serta Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tabanan Roemi Liestyowati.
 
Bupati Eka dalam kesempatan tersebut menyatakan apresiasinya terhadap petani kopi di Pupuan. Menurutnya, selama ini kopi asal Pupuan memiliki cita rasa yang luar biasa namun belum memiliki pangsa pasar yang jelas. 
 
"Merupakan kehormatan bagi kami karena kopi kami di Pupuan ternyata mampu melirik salah satu investor dan akhirnya bisa merambah pasar Korea Selatan. Mudah-mudahan ini bisa menjadi awal yang baik bagi para petani kopi kami," ungkapnya.
 
Menurutnya, selama ini Pemkab Tabanan telah membantu sarana dan prasarana bagi para petani kopi yang diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik.  
 
" Kita memiliki lahan perkebunan yang sangat luas di Pupuan, yang harus terus dikembangkan dengan maksimal. Pemerintah akan selalu berupaya memberikan bantuan sarana prasarana untuk kemajuan sektor pertanian dan perkebunan," imbuhnya.
 
Pihaknya juga mengajak seluruh petani di Tabanan agar bangga menjalankan profesinya, dengan terus mengedepankan semangat kebersamaan. "Kesabaran kita selama ini akhirnya berbuah manis. Banggalah menjadi petani, jaga terus alam kita untuk kelangsungan hidup anak cucu kita di kemudian hari," imbuhnya.
 
Dalam kesempatan tersebut Bupati Eka juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Tabanan, karena telah ikut berpartisipasi menjalankan program pemerintah selama lima tahun kepemimpinannya. "Terima kasih untuk semua masyarakat Tabanan karena telah bahu membahu mensukseskan program kami, kami selaku pimpinan juga minta maaf bila di masa lima tahun kepemimpinan kami masih banyak hal yang belum bisa direalisasikan dengan baik," ujarnya. 
 
Sementara Ketua Asosiasi Unit Usaha Produktif (UUP) petani Kopi Robusta Kecamatan Pupuan Wayan Dira mengatakan, asosiasi ini dibentuk pada tahun 2014 dengan beranggotakan 7 subak abian dan didukung oleh 23 subak abian lainnya. "Asosiasi ini bertujuan untuk meningkatkan mutu kopi sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani," ujarnya.
 
Menurutnya, selama ini pihaknya telah berupaya maksimal untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas melalui pendapatan dan kerjasama yang baik dengan berbagai pihak. 
 
"Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas, kami melakukan kerjasama dengan UPH lain serta berupaya menembus pangsa pasar luar yakni dengan mengadakan kerjasama dengan salah satu eksportir dari PT. PT. Fortunium Mendrisio 2," ungkapnya.
 
Dira juga menyatakan rasa terima kasihnya terhadap segala bentuk dukungan pemerintah seraya berharap ke depan Kopi Robusta Pupuan akan mampu membawa nama baik Tabanan di Luar Negeri. "Kami selaku petani kopi mengucapkan terima kasih terhadap perhatian yang diberikan pemerintah. Mudah-mudahan kerja keras kita akan berbuah manis, sehingga petani kopi khususnya di Pupuan bisa tersenyum manis," tandasnya. [bbn/hms/*]

Penulis : bbn/hms

Editor :


TAGS : Robusta Kopi



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV