Politik

Pemanasan Pilgub 2018

Sudikerta : Siapapun Itu Termasuk Koster Siap Kita Hadapi

Jumat, 26 Februari 2016 | 01:05 WITA

bbn/file

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Hawa pertarungan Pilgub Bali 2018 ‎sudah mulai terasa. Bahkan, duel Wakil Gubernur Bali Bali, Ketut Sudikerta dengan anggota DPR RI Wayan Koster dinilai akan jadi duel seru dalam Pilgub Bali mendatang.

Pilihan Redaksi

 
Terkait hal ini, Sudikerta yang bersiap untuk maju bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018 menyatakan siap "berduel" melawan Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster yang dijagokan oleh PDI Perjuangan. Ketua DPD Golkar Bali itu menyatakan siap menghadapi siapapun termasuk Wayan Koster yang namanya kian melesat maju sebagai calon gubernur (cagub) mendatang.
 
"Siapapun itu, termasuk Pak Koster kita siap hadapi. Karena kita sudah bekerja dan berbuat untuk masyarakat hampir 15 tahun. Biarkan rakyat yang menilai siapa yang akan dijagokan nanti," ujar Sudikerta saat ditemui di Kantor DPD Golkar Bali, Denpasar, Kamis (25/2/2016).
 
Meskipun Koster sudah curi start dengan mendeklarasikan KBS (Koster Bali Satu), namun Sudikerta menyatakan tidak mempersoalkan itu. Karena selama ini sudah puluhan tahun turun ke masyarakat dengan Program Bali Mandara yang dicanangkan oleh Gubernur Mangku Pastika. Terbukti selama ini Sudikerta setiap turun ke masyarakat selalu banjir dukungan menuju Bali Satu. 
 
"Kita sudah berbuat untuk rakyat lewat Program Bali Mandara. Kita akan lanjutkan Program Bali Mandara nantinya. Yang bagus akan terus kita lanjutkan dan yang kurang bagus akan kita inovasi lagi," tandasnya.
 
Ketika dikejar siapa wakil gubernur yang akan ingin dipinang Sudikerta malah berkelit siapapun bisa dijadikan wakil untuk mendapinginya bertarung di Pilgub nanti. Namun sejumlah sumber diinternal Golkar menyebutkan, Sudikerta paling pas disandingkan dengan Gede Pasek Suardika (GPS). Mengingat GPS figur muda yang dinilai tepat mengimbangi sosok Sudikerta yang sangat doyan turun ke tengah masyarakat. 
 
"Pak Pasek itu cocok mendapingi Pak Sudikerta. Karena lawannya bisa head to head dengan KBS yang kemungkinan didampingi Rai Mantra (Walikota Denpasar, red)," ungkap sumber yang tidak mau namanya diekspose.
 
Secara terpisah, Pasek Suardika mengaku tidak tertarik maju bertarung di Pilkada Buleleng. Namun ketika disentil jika dipinang mendapingi Sudikerta maju Pilgub Bali nampaknya Pasek bersemangat. Namun sayangnya ia mengaku belum ada komunikasi apapun dengan Sudikerta terkait perhelatan Pilgub mendatang. Namun jika dipaketkan dengan Sudikerta, dirinya menyatakan siap dipasangkan. "Belum ada itu. Belum ada pembicaraan apapun untuk mendapingi Pak Sudikerta. Kita liat nantilah," kata Pasek.
 
Sementara itu, Pengamat Politik, Nyoman Subanda mengupas peta politik di Pilgub Bali mendatang. Menurutnya "duel" antara Sudikerta dengan Koster di Pilgub nanti masih terlalu dini menyebutkan Koster dukungannya lebih besar dan Sudikerta lebih kecil atau sebaliknya, karena meskipun PDIP menguasai semua daerah, namun sebetulnya yang benar-benar pengikut partai maksimal hanya 20 persen. 
 
Baginya, Sudikerta saat ini mempunyai instrument yang lumayan besar sebagai wakil gubernur. Apalagi hampir 2/3 seluruh desa di Bali sudah dikunjungi dan mendapat respon yang sangat bagus. 
 
"Calon PDIP sangat banyak berpeluang, tidak saja Koster, ada Puspayoga dan Adi Arnawa yang juga kuat sebagai cagub. Oleh karena itu, Koster tidak berani mendahului kehendak DPP, sehingga posisi Sudikerta menjadi Wakil Gubernur secara bisa lebih banyak turun memberikan program yang bermamfaat seperti program Bali Mandara," sebutnya.
 
Selain itu, posisi wakil gubernur juga akan menjadi penentu duel Koster Vs Sudikerta. Karena secara geopolitik sangat penting termasuk koalisi partai nantinya. Selain itu juga investasi sosial dan figur masing-masing kandidat juga sangat menentukan. 
 
"Investasi sosial penting termasuk figur. Seperti Pak Koster yang pernah tersangkut kasus korupsi bisa diungkap itu kembali. Selain itu apakah PDIP nantinya percaya diri tanpa koalisi, itu juga menjadi penentu nantinya," tandasnya.[bbn/dws] 

Penulis : bbn/dws

Editor :


TAGS : Sudikerta Versus Koster Pilgub Bali



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV