Polair Gagalkan Penyelundupan 45 Penyu dari Madura ke Bali - Beritabali.com

HOME / NEWS / HUKRIM

Polair Gagalkan Penyelundupan 45 Penyu dari Madura ke Bali

Jumat, 08 April 2016 | 08:11 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sekitar 45 penyu hijau dari Madura yang diduga akan dijual ke Karangasem,  Bali digagalkan Sat Polair Karangasem di perairan  Kubu, Kabupaten Karangasem, pada Rabu (6/4). Puluhan penyu langka tersebut saat ditemukan petugas, dalam kondisi hidup, namun beberapa ekor telah dalam kondisi mati.
 
Kasusnya kini ditangani oleh Direktorat Pol Air Polda Bali yang menerima penyu tersebut di dermaga Serangan, pada Kamis (7/4) pukul 15.30 Wita sore. Puluhan penyu ini tiba di dermaga dengan kawalan ketat petugas  bersenjata.
 
Direktur Pol Air Polda Bali, Kombes Pol Purwoko Yudianto mengatakan, puluhan penyu itu berhasil digagalkan untuk dijual ke Bali. 
 
Dia mengatakan, pihaknya bisa menangkap pelaku penyelundup penyu tersebut saat polisi sedang patroli di perairan Kubu. Saat itu terlihat ada kapal yang mencurigakan, kemudian polisi langsung menghentikan kapal tersebut. Dan ternyata benar kapal itu membawa satwa yang dilindungi.
 
"Sebelumnya memang sudah kita incar. Biasanya di sana memang selalu dibuat jalur untuk menyelundupkan penyu," ungkapnya, seperti dilansir suaradewata.com.
 
Dia menjelaskan, penyu hijau ini dibawa dari Madura, Jawa Timur yang akan di jual ke Karangasem. 
 
"Untuk prosesnya mereka mengambil penyu darimana itu masih kita dalami. Yang jelas penyu itu dibawa dari Madura menuju Karangasem, " jelasnya.
 
Saat ini puluhan penyu itu dalam pemeriksaan tim dokter dari BKSDA. [bbn/suaradewata]

Penulis : bbn/sdc

Editor :


TAGS : Penyelundupan Penyu


Bali Tour Company | Bali Day Tours Packages | Bali Tours Activities

Best online Bali Tour Company Service for your holiday in Bali Islands by offer special Bali Day Tours Packages, Bali Activities Tour with Professional Bali Tours. Contact us Today 082340081861



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV