Hukrim

Digerebek Polisi, Mbah Ning Buang 984 Ekstasi dan 375 Gram Sabu

Jumat, 19 Agustus 2016 | 05:05 WITA

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Jajaran Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap seorang ibu rumah tangga, Ariany alias Mbah Ning (57) saat hendak membuang plastik berisi 984 butir ekstasi dan 375 gram sabu, ke tong sampah depan rumahnya di Jalan Penyaringan I Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan. 

Pilihan Redaksi

 
Tersangka Ariany mengaku narkoba tersebut adalah milik anak tirinya yang kini menghuni Lapas Kerobokan. Sementara suaminya, berinisial NS masih dalam pengejaran polisi.
 
Menurut Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan, pengungkapan kasus narkoba ini bermula dari penangkapan tersangka Wayan Soni (33) di sebuah rumah kos di lingkungan Keraban Langit, Banjar Pekandelan, Sading, Mengwi, Kamis (11/8) sekitar pukul 13.30 Wita. Hasil penyelidikan polisi, tersangka Wayan Soni yang tinggal di Banjar Diakan, Sibang, Abiansemal, Badung merupakan anak buah dari tersangka Ariany dan NS (buron).
 
Setelah ditangkap, petugas menemukan 6 paket SS seberat 3,17 gram, berikut empat bendel plastik klip dan timbangan elektrik. 
 
“Pelaku ini merupakan anak buah dari tersangka pasangan suami istri itu,” jelas mantan Kapolsek Penjaringan Jakarta Utara ini. 
 
Hasil interogasi, tersangka Wayan Soni mengaku mendapatkan sabu sabu tersebut dari tersangka Ariany yang tinggal di Jalan Penyaringan I Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan. Sabu sabu tersebut dijual dengan system tempel dan diantar oleh peluncur Mohamad Ari Fikri.
 
Petugas dipimpin Kasatresnarkoba Polres Badung AKP Joko Hariadi, berupaya memancing tersangka Ariany dan Mohamad Ari Fikri keluar dari tempat persembunyiannya. Berbekal HP tersangka Wayan Soni, petugas memancing bertransaksi sabu sabu. Akhirnya disepakati transaksi di depan Cyrcle K, Dalung. Sekitar pukul 16.00 Wita, datang tersangka Mohamad Ari Fikri saat sedang menggendong balita dan langsung diringkus.
 
“Ini modus baru transaksi narkoba dengan berpura-pura menggendong bayi,” jelas AKBP Ruddi. 
 
Setelah digeledah, petugas menemukan satu paket SS seberat 24,47 gram. Dari tersangka Mohamad Ari Fikri diperoleh keterangan bahwa dia disuruh oleh tersangka Ariany. Langsung saja, polisi bergerak ke rumah tersangka Ariany di Jalan Penyaringan I, Sanur Kauh.
 
Beruntung polisi cepat datang, jika telat sedikit saja, pasti gagal. Saat petugas datang, tersangka Ariany terlihat keluar dari rumahnya membawa plastik yang akan dibuang ke tempat sampah. Petugas curiga dan menyuruhnya membuka plastik tersebut. Setelah dibuka, petugas menemukan paketan plastik berisi 984 butir ekstasi dan 375 gram sabu sabu berikut timbangan elektrik.  
 
“Ternyata di dalam plastik itu ada narkoba dan akan dibuang ke tempat sampah. Ia mengaku narkoba itu milik anaknya yang kini ditahan di lapas Kerobokan. Dia bersama suaminya NS bertugas menjual,” terangnya.  
 
Tersangka Ariany mengaku hanya membantu suaminya NS untuk menyimpan narkoba yang nilainya mencapai 1 miliar itu. Namun, suaminya pergi dari rumah pagi hari sebelum ditangkap. Setelah dihubungi ternyata HP suaminya tak aktif.[bbn/spy/psk]

Penulis : bbn;spy

Editor :


TAGS : Ekstasi Sabu Badung



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV