News

Terlilit Hutang, Pegawai DPRD Tabanan Gantung Diri Dekat Kandang Babi

Senin, 26 September 2016 | 18:35 WITA

bbn/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, TABANAN.
Ni Kadek Yulistyawati ( 37) pegawai honor daerah yang bertugas di Fraksi DPRD Tabanan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban ditemukan dalam posisi tergantung di belakang rumahnya dekat kandang babi di banjar Batuaji Kelod, Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Minggu malam (25/9).

Pilihan Redaksi

 
Sejatinya korban sempat dilarikan ke BRSUD Tabanan karena denyut nadinya masih bergerak. Namun takdir berkata lain, korban akhirnya mengembuskan napasnya untuk selamanya.
 
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan,  Minggu (25/9)  sekitar pukul 18.00 Wita korban minta uang sebesar  Rp 100 juta kepada suaminya I Putu Wismadana (37). Saat itu suami korban kaget karena merasa sudah memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Setelah ditanya ternyata korban punya hutang kepada seseorang bernama Dirga dari Banjar Kuwum, Kecamatan Marga sebesar Rp 35 Juta. Hutang tersebut berbunga menjadi Rp 80 Juta. 
 
Selanjutnya suami korban menanyakan BPKB miliknya dengan maksud untuk dicarikan uang namun ternyata 4 BPKB sepeda motor miliknya juga sudah digadaikan oleh korban. 
 
Ketika suami korban menanyakan perhiasan emas miliknya ternyata juga sudah tidak ada dan dijual oleh korban. 
 
Melihat kenyataan tersebut  suami korban terus mendesak kepada korban untuk apa uang sebanyak itu, namun belum mendapat jawaban. 
 
Sekitar pukul 20.00 Wita,  korban mengatakan mau keluar rumah. Setelah ditunggu korban tak kunjung kembali. Tak berselang lama, suami korban mendengar suara ribut dari kandang babi yang ada di belakang rumah korban.  
 
Saat dilihat ternyata  korban dalam keadaan tergantung di kandang babi tersebut. Korban kemudian diturunkan bersama – sama kerabat dan warga setempat. Karena masih ada denyut nafas korban kemudian dibawa ke BRSUD Tabanan. Namun lacur, saat mendapatkan penanganan di UGD BRSUD Tabanan, korban sudah meninggal dunia.
 
Beberapa rekan korban yang mengetahui korban meninggal karena gantung diri, kaget dan tidak percaya. 
 
“Minggu lalu saya ketemu dengan dia (korban) di kantor. Korban sempat pamit pulang duluan,” jelas salah satu teman korban yang ditemui di kantor DPRD Tabanan, Senin (26/9). Teman teman korban di DPRD Tabanan mengaku selama ini korban tidak pernah cerita memiliki masalah. “Dia tidak pernah curhat punya masalah. Sungguh tak disangka,” timpal teman korban yang lain. [bbn/nod/psk] 

Penulis : bbcom/nod

Editor :


TAGS : Tabanan



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV