News

Bagaimana Nasib 400 Warga Pasca Eksekusi Lahan Pulau Serangan?

Kamis, 05 Januari 2017 | 08:00 WITA

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Eksekusi terhadap rumah-rumah di Pulau Serangan menyisakan kepiluan bagi 400 warga. 

Pilihan Redaksi

 
“Saya sedih dan prihatin melihat peristiwa ini,” kata anggota DPRD Bali, Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana, Rabu (4/1). 
 
Pilihan Redaksi: 
Eksekusi Tanah Serangan Ricuh, Brimob Kena Panah, Ini Kronologisnya
Eksekusi Serangan, Pengacara : Tanah 94 Are Sah Milik Hj Maisarah
Polisi Buru Pemanah Perwira Brimob di Serangan
 
Ia tampak membaca berita-berita peristiwa eksekusi di sejumlah koran di DPRD Bali.
 
Menurut Gung Adhi, 400 warga tersebut harus mendapat perhatian dari pemerintah. Kata politisi PDI Perjuangan ini, harus dipikirkan nasib 400 jiwa yang telantar ke depannya. Dipaparkan, 400 warga itu mempunyai KTP Kota Denpasar. Oleh karena itu, mereka harus segera mendapat atensi oleh pemerintah.
 
Ia mengatakan, seharusnya sebelum eksekusi terjadi, sudah dapat diprediksi. 
 
“Harusnya sudah dibuat solusi apa yang harus dilakukan terhadap 400 jiwa itu,” ujar Adhi Ardhana.
 
Pilihan Redaksi: 
Waspada, Ada Buaya Liar di Tukad Rangda
Tukad Rangda Akan Jadi Kawasan Wisata Baru Denpasar?
 
Adhi Ardhana juga menyesalkan peristiwa tersebut, karena dampak dari eksekusi tersebut demikian parahnya. Menurutnya, semua itu akibat ketidakmampuan pemerintah, kepolisian dan desa adat setempat untuk memediasi serta memikiran apa yang harus dilakukan setelah terjadinya eksekusi.
 
"Dikatakan, eksekusi memang merupakan perintah hukum. Meskipun sudah diperjuaangkan agar hal itu tidak terjadi. Tapi kalau memang sudah pasti ada eksekusi, apakah dibiarkan begini masyarakat. Kan kasihan,” tandasnya. [bbn/bbk/wrt]

Penulis : bbn

Editor :


TAGS : Kampung Bugis Pulau Serangan Ricuh Eksekusi Tanah



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV