Informasi

Bupati Klungkung Menangis Haru di Temu Wirasa, Ini Penyebabnya

Jumat, 28 Juli 2017 | 21:17 WITA

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, KLUNGKUNG.
Program temu wirasa Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali berlanjut. Dipimpin Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan didampingi Wakil bupati Made Kasta, Temu Wirasa ke IV ini mengambil lokasi di Balai Desa Tangkas, Klungkung , Jumat (28/7/2017). 

Pilihan Redaksi

  • Bupati Klungkung Minta Kinerja Koperasi Ditingkatkan
  • Bupati Klungkung Minta Warga Perangi Sampah Plastik
  • Putri Klungkung Jadi Putri Otonomi Indonesia 2017
  •  
    Turut hadir seluruh Kepala Perangkat Daerah (KPD) dan komponen masyarakat sekecamatan Klungkung.  
     
    Pada Temu Wirasa yang dipandu Asisten Bidang  Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Ketut Suayadnya, diawali dengan pemaparan capaian dari program – program yang terkait dengan Gema Santi. Baik di bidang Pendidikan, Sosial, Pertanian, dan Infrastruktur, yang sudah terlaksana maupun yang sedang dalam tahap pengkajian. Serta pemaparan berbagai prestasi yang telah diraih Pemkab Klungkung baik ditingkat provinsi bali maupun Nasional.  
     
    Namun ada sesuatu yang berbeda pada Temu Wirasa ke IV ini, di mana Bupati Nyoman Suwirta sempat meneteskan air mata ketika memaparkan upaya kerasnya dalam memerangi kemiskinan. Sontak temu wirasa terhenti dan suasana menjadi  hening sejenak ketika Bupati Suwirta harus mengusap air matanya dan dengan nada suara terbata bata berusaha melanjutkan pemaparannya.
     
    Menurut Bupati Suwirta, ditengah ketulusannya mengabdi untuk membangun Klungkung, dirinya menghadapi berbagai hambatan, kendala dan bahkan tanggapan miring. Dirinya merasakan haru dan terenyuh karena sulitnya menurunkan angka kemiskinan, padahal sudah banyak bantuan baik dari pemerintah pusat maupun daerah yang telah digelontorkan. Warga miskin merasa nyaman menjadi warga miskin akibat bantuan yang diterimanya. Padahal warga miskin ini memiliki fisik dan kemampuan jika ingin keluar dari garis kemiskinan. 
     
    Selain itu data yang selama ini dipakai patokan tidak valid atau tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan.  Untuk itu melalui temu wirasa ini, Bupati Suwirta perintahkan perbekel untuk melakukan pendataan secara baik dan lanjut melakukan koordinasi ke dinas terkait lalu melaporkan kepada dirinya. 
     
    Uang hasil pembangunan di Klungkung juga banyak yang lari keluar, hal ini diakibatkan pemenang tender proyek di Klungkung banyak berasal dari kontraktor luar klungkung dan bahkan bahan bahan proyek juga dibawa dari luar daerah. Untuk itu dirinya mendorong orang orang klungkung yang memiliki modal untuk ikut tender dan membangun Klungkung, sehingga peredaran uang pembangunan dapat dirasakan masyarakat Klungkung sendiri. [rls/klk/wrt]

    Penulis : bbn/klk/wrt

    Editor :


    TAGS : Temu Wirasa Klungkung



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV