News

Pelajar Amerika Curi Jam Mahal di Bandara

Kamis, 03 Agustus 2017 | 08:00 WITA

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Seorang pelajar warganegara Amerika, berinisial IP Rushton (17) batal pulang ke negaranya, Rabu (2/8) kemarin. 

Pilihan Redaksi

  • Satroni Rumah, Maling Dihajar Warga Hingga Babak Belur
  • Spesialis Maling Tabung dan Laptop Dibekuk
  • Spesialis Maling Tabung Dibekuk
  •  
    Rushton yang sebelumnya berlibur di Bali ini tertangkap basah mencuri jam tangan mewah merek Fissil di Bandara Ngurah Rai, pada Rabu (2/8) kemarin. 
    Rushton kini ditahan dan menjalani pemeriksaan di Polsek Kawasan Udara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kuta.  
     
    Pencurian yang dilakukan Rushton saat Shop Manager PT.IDP yakni Ketut Suhatur berjaga di Terminal Keberangkatan International, dari pukul 16.00 wita hingga pukul 01.00 dinihari. Namun sekitar pukul 23.00 wita, saksi Suhatur melihat karyawan toko jam di counter Fossil bernama Ayu Mudira kebingungan. 
     
    Menyusul hilangnya salah satu display jam tangan merek Fossil dalam keadaan kosong. 
     
    “Melihat temannya kebingungan, saksi Suhatur berkoordinasi dengan Scurity Bandara untuk mengecek CCTV,” jelas sumber dilapangan, Rabu (2/8) kemarin. 
     
    Petugas Security Bandar kemudian mengecek rekaman CCTV dan mengantongi ciri-ciri pelaku seorang warga asing. Tak pelak, petugas kemudian menelusuri Bandara untuk mencari pelaku yang diketahui IP Rushton, kelahiran North Carolina, 16 Maret 1998. 
     
    “Petugas mencari pelaku pencuri jam tangan merek Fossil tersebut,” sebut sumber lagi. 
     
    Dari monitor CCTV milik bandara, pelaku IP Rushton terlacak berada di areal Money Canger BRI Terminal Keberangkatan. Petugas Security Bandara kemudian menghubungi Polsek Kawasan Udara untuk menangkap pelakunya bersama sama. 
     
    Pelajar asal Amerika itu tak berkutik saat petugas menangkapnya. Setelah badanya digeledah, ditemukan satu buah jam tangan merek Fossil seharga US$ 189 atau kira-kira Rp 7, 5 juta lebih. Petugas kemudian menggiring Rushton untuk diperiksa di Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai Bandara. 
     
    “Pelajar Bule Amerika itu ingin memiliki jam sehingga nekat mencuri,” terang sumber. 
     
    Namun, Kapolsek Kawasan Udara Ngurah Rai Kompol I Made Krishna Mahardhika enggan berkomentar terkait penangkapan itu. Kapolsek yang pelit komentar ini tidak mengangkat via telpon saat dihubungi wartawan kemarin (2/8). Meski demikian, Kasubaghumas Polresta Denpasar AKP Sugriwo membenarkannya. 
     
    “Benar ada bule Amerika yang ditangkap. Dia masih diperiksa di Polsek Bandara Ngurah Rai,” terang AKP Sugriwa. [spy/wrt]

    Penulis : Surya Kelana

    Editor :


    TAGS : Pencurian Jam



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV