News

Bule AS Tertangkap Basah Ambil Paketan Hasish

Jumat, 11 Agustus 2017 | 08:00 WITA

Petugas BNNP Bali menangkap bule berkebangsaan Amerika Serikat berinisial CB (32) terkait kepemilikan hasish. [bbcom]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali meringkus seorang turis asal Amerika Serikat berinisial CB (32). Dia tertangkap basah saat mengambil paketan berisi hasish di Kantor Pos di jalan Sunset Road, Kuta, Senin (1/8). Paketan berisi narkoba jenis hasish tersebut dikirim dari Belanda. 

Pilihan Redaksi

  • Jambret Bule, Pemuda 17 tahun Ini Ternyata Buronan Polisi
  • Hendak Yoga, Bule Jerman Dijambret
  • Buleleng Cup, 4 Petinju Pertina Denpasar Sabet Juara Umum
  •  
    Menurut Kabid Brantas BNNP Bali, AKBP Ketut Arta, sebelumnya, Kantor Pos menerima empat paketan barang dari luar negeri. 
     
    "Ada empat paket yang dikirim, dua paket dari Kolombia, satu paket dari Belanda dan satu lagi dari Polandia. Paket tersebut datang pada dua hari sebelum diambilnya," jelasnya, Kamis (10/8). 
     
    Petugas Kantor Pos curiga dan memeriksa empat paketan tersebut di Laboratorium Forensik Mabes Polri cabang Denpasar. Setelah diteliti, satu paket yang dikirim dari Belanda berjenis hasish seberat 5,71 gram. Sedangkan tiga paket lainnya tidak mengandung narkotika. 
     
    "Satu paket itu terbukti merupakan hasish dari hasil pemeriksaan labfor," ucapnya. 
     
    Temuan narkoba di dalam paket kemudian dilaporkan ke BNNP Bali. Petugas BNNP bersama petugas kantor pos mengintai siapa yang mengambil paketan tersebut. Tak lama, tersangka CB mendatangi Kantor Pos, di Jalan Sunset Road, Kuta, pada Senin (1/8). 
     
    “Dia datang untuk mengambil 4 paket yang dikirim dari luar negeri. Barang bukti yang diambilnya sudah menjadi bukti kuat untuk menjeratnya ke proses hukum," ucapnya.
     
    Selanjutnya, pelaku dan barang-bukti sudah diamankan di BNNP Bali. Petugas juga tengah melakukan penyelidikan demi mengungkap asal usul paket serta jaringan terkait. "Masih diselidiki asal-usul barang tersebut," ujar AKBP Arta. [spy/wrt]

    Penulis : Surya Kelana

    Editor :


    TAGS :



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV