News

Kapolda: Anggota Brimob Diserang Dalam Hitungan 1 Menit 41 Detik

Kamis, 31 Agustus 2017 | 14:36 WITA

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose mengatakan, pihaknya sudah menemukan titik terang kasus penyerangan dan perampasan senjata api (senpi) SS1-V1 milik anggota Brimob Brigadir I Bagus Suda Suwarna di Hotel Ayana Resort Jimbaran, Kuta Selatan, Selasa (8/8) siang. 

Pilihan Redaksi

  • Brimob Dianiaya, Kapolda Bali: Tidak Ada Racun di Muntahan Darah
  • Kapolda Bali : "Penyerangan Brimob Tak Terkait Terorisme"
  • Sketsa Wajah Penyerang Anggota Brimob Disebar
  •  
    Berdasarkan hasil rekaman CCTV hotel setempat, penyerangan itu terjadi begitu cepat sekitar 1 menit 41 detik. Namun sayang Kapolda enggan menjelaskan jumlah pelakunya, meski dari awal disebutkan mirip 3 warganegara Timur Tengah.
     
    "Dari hasil rekaman CCTV dan semakin jelas. Namun  proses pengejaran belum. Seperti yang saya janjikan nanti akan disampaikan ke publik dan minta mohon bantuan masyarakat ikut mengidentifikasinya," ungkap Kapolda setelah menyerahkan penghargaan kepada anggota Polda dan prajurit Kodam IX/Udayana yang berprestasi di bidang olahraga di tingkat nasional, Kamis (31/8).
     
    Ditegaskannya, dalam penyelidikan ini pihaknya sudah melakukan berbagai upaya melacak pelakunya namun belum ditemukan. 
     
    "Hasil CCTV, penyerangan itu terjadi sekitar 1 menit 41 detik," ujarnya.
     
    Kapolda berharap tim Polda yang sudah dibentuk secepatnya bisa mengungkap kasus ini. Selain itu, tidak menutup kemungkinan polda akan bersinergi dengan Kodam IX/Udayana.
     
    Kapolda mengatakan pasca kejadian pihaknya langsung memeriksa korban dan kondisinya sudah mulai membaik atau stabil. Keterangannya juga mulai stabil dan sesuai hasil olah TKP.
     
    "Awalnya mungkin kurang stabil karena korban sempat muntah. Saya juga memanggil dokter forensik dan dinyatakan ada sedikit gangguan sehingga agak berhalusinasi.  Misalnya pengakuan awal dibilang ada satpam, padahal satpam datang setelah kejadian. Karena saksi yang betul-betul ada saat kejadian korban sendiri," tandasnya. 
     
    Ditegaskannya, korban dipukul sampai tak sadarkan diri karena posisinya tidak siap karena sedang memarkir sepeda motor. Dia dipukul di kepala sebelah kiri. Pukulan itu membut korban langsung roboh. 
     
    "Jadi beri kesempatan anggota saya untuk melakukan penyelidikan," pinta Golose. [spy/wrt]

    Penulis : Surya Kelana

    Editor :


    TAGS : Anggota Brimob Penyerangan



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV