Hukrim

Penusuk Dagang Nasi Jinggo Ditangkap, Ngaku Emosi Sesaat

Rabu, 04 Oktober 2017 | 07:00 WITA

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Team Resmob Polresta Denpasar tidak kesulitan menangkap pelaku penusukan pedagang nasi jinggo, pascapenusukan menimpa korbannya, I Gede Aditya Sanjaya Kusuma (28) di Jalan Tukad Batanghari X, tepatnya di depan Arta Laundry belakang Pasar Nyanggelan, Panjer, Denpasar Selatan, Senin (2/10) dini hari.

Pilihan Redaksi

  • Sempat Cekcok, Pedagang Nasi Jinggo Dekat Pasar Nyanggelan Panjer Ditusuk
  • Kebutuhan Gas Elpiji Pengungsi, Dewan Koordinasi ke Pertamina
  • Pasca Penusukan Anggota, Polda Bali Sweeping Miras
  •  
    Pelaku, Kadek Suardika (22) berhasil dibekuk di rumahnya di Jalan Tukad Langunan nomor 26, Panjer, Denpasar, Senin (2/10) sekitar pukul 23.00 wita. 
     
    Penangkapan tersangka penusukan I Kadek Suardika dibenarkan Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto, Selasa (3/10). 
     
    Dia mengatakan, setelah menyelidiki kasus penusukan di pasar Nyanggelan Panjer, pihaknya langsung bergerak dan menangkap pelakunya. 
     
    “Benar, pelakunya kami tangkap di rumahnya,” jelas Kompol Aris. 
     
    Diterangkannya, dari pemeriksaan, tersangka I Kadek Suardika mengaku menusuk korban karena emosi sesaat. Setelah cekcok mulut di TKP, keduanya berkelahi dan pelaku menusuk korban tepat dibagian ulut hati. 
    “Motifnya pelaku emosi sesaat,” ungkap Kompol Aris singkat. 
     
    Seperti diberitakan, korban Gede Aditya Sanjaya Kusuma yang tinggal di Jalan Tukad Pancoran Gang II nomor 4, Panjer, Denpasar awalnya itu mendatangi Pasar Nyanggelan Panjer, Senin (2/10) sekitar pukul 05.30 wita. Setelah disuruh oleh ibunya, Diah Wijayanti (48) untuk mengantar nasi jinggo di pasar. 
     
    Pulang dari pasar, persisnya di depan Arta Laundry, korban dihadang oleh pelaku, Kadek Suardika yang datang dengan mengendarai motor. Sejumlah saksi mengatakan, korban dan pelaku sempat cekcok mulut. 
    Pelaku memukul dengan tangan kosong mengenai pipi kanan korban. 
     
    Tidak terima dipukul, korban membalas. Apa daya, saat perkelahian terjadi, pelaku mengeluarkan pisau stainless dan menusuk ulu hati korban. Melihat korban terkapar bersimbah darah, security pasar mengantar korban ke rumahnya. Selanjutnya pacar korban, Riskiantari melarikannya ke RSUP Sanglah, Denpasar. [spy/wrt]

    Penulis : Surya Kelana

    Editor :


    TAGS : Penusukan



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV