Hukrim

Kabur Saat Digerebek, Pak Adi Minta Mang Jangol Berlaku Ksatria

Selasa, 07 November 2017 | 10:15 WITA

beritabalicom/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Terkait kasus penggerebekan sarang narkoba di rumah Wakil Ketua DPRD Propinsi Bali, Komang Swastika, di Jalan Batanta, Denpasar, Pimpinan DPRD Propinsi Bali mempercayakan proses hukum sepenuhnya ke pihak kepolisian. Pimpinan DPRD Bali meminta Komang Swastika segera menyerahkan diri.

Pilihan Redaksi

 
Hal ini disampaikan Ketua DPRD Bali, Adi Wiryatama, kepada wartawan di gedung DPRD Bali (6/11).
 
"Karena sudah masuk ke ranah hukum, kita harus hormati petugas penegak hukum. Sebagai teman kita prihatin, tapi di sini (DPRD Bali) kita harus taat hukum, taat aturan, taat azas,"ujar pria yang akrab dipanggil Pak Adi ini.
 
Adi meminta Komang Swastika segera menyerahkan diri kepada petugas kepolisian yang saat ini sedang mencarinya. 
 
"Kita harap yang bersangkutan berlaku kooperatif, bersikap ksatria, kalau memang salah, ya salah, agar koperatif lah, jangan sampai lama-lama (jadi buronan),"ujarnya. 
 
Terkait posisi jabatan Komang Swastika di DPRD Bali, Adi mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan dari induk organisasi yakni DPP Partai Gerindra. 
 
"Begitu ada surat resmi, apapun bentuknya, pasti akan kita proses sesuai aturan,"tegasnya.
 
Sementara itu, pasca penggrebekan yang dilakukan Satresnarkoba Polresta Denpasar, suasana ruangan kerja Komang Swastika terlihat lengang. Keberadaan Komang Swastika hingga kini belum diketahui.[bbn/wyn/psk]

Penulis : bbn

Editor : bbn/wyn/psk


TAGS : Penggerebekan Narkoba Sabu Dprd Bali



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV