Founder STMIK Primakara Meraih Juara I Penggerak Wirausaha Muda dari Menpora - Beritabali.com

News

Founder STMIK Primakara Meraih Juara I Penggerak Wirausaha Muda dari Menpora

Selasa, 07 November 2017 | 15:00 WITA

Beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.

Beritabali.com, Badung. Made Artana, Founder STMIK Primakara meraih Juara I Penggerak Wirausaha Muda Berprestasi Tingkat Nasional yang diserahkan langsung Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Pilihan Redaksi

  • Tren Investasi di Badung Menurun
  • Minim CCTV, Puspem Badung Bakal Pasang di 300 Titik Pada 2018
  • Investasi di Badung Maju Mundur, Ini Alasannya
  • "Penghargaan ini akan selalu menjadi motivasi dan merupakan awal untuk melalui melakukan pengabdian memdorong anak muda agar lebih banyak mengembangkan jiwa wirausahanya," kata Made Artana di sela-sela acara Wisuda ke-13, Kampus Alfa Prima di Pecatu Hall, Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu (28/10).

    Penyerahan penghargaannya oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI dilaksanakan pada hari Jumat (27/10/2017) pada acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 di Gedung Kemenpora Jakarta.

    Hal itu mampu menjadi penguat posisi STMIK Primakara yang sejak awal memposisikan diri sebagai kampus pencetak Technopreneur.

    Ia mengatakan, prestasi itu dapat memberikan inspirasi sekaligus sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas anak muda menekuni dunia usaha.

    Oleh karena, peluang wirausaha bagi mereka semakin terbuka lebar saat ini.

    Menurutnya, adanya kemajuan teknologi (IT), anak-anak muda bisa memulai usaha dimana saja, dengan modal yang minim.

    "Adanya kemudahan itu, agar anak muda memanfaatkan dengan baik sehingga ikut kontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara menuju generasi emas Indonesia 2045," ujarnya.

    Made Artana suami dari Juniwati Drewina Tedja adalah seorang pengusaha muda yang bergerak dalam bidang IT dan Pendidikan.

    Kesuksesannya itu tidak terlepas dari inspirasi orang tuanya dari seorang petani namun memiliki semangat tak kenal lelah bekerja untuk kebaikan perubahan hidup keluarganya.

    Dia memulai usahanya pada tahun 1999 dengan mendirikan perusahaan software developer yang bernama PT. Bali Soket Informindo, yang kemudian berlanjut dengan mendirikan perusahaan Internet Service Provider yang bernama AceNet.

    Kecintaan pada dunia pendidikan kemudian membawanya untuk mengakuisisi Kampus Alfa Prima pada tahun 2009, dan berlanjut dengan mendirikan perguruan tinggi baru, STMIK Primakara pada tahun 2013.

    Keaktifannya dalam menggerakan  wirausaha muda mulai pada tahun 2009 ketika Bank Mandiri memintanya untuk berbicara mengenai kewirausahaan di hadapan lebih dari 600 orang mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Bali.

    Kemudian berlanjut dengan menjadi juri di beberapa ajang kompetisi wirausaha. 

    Dari kegiatan ini, dia menyadari bahwa ada banyak anak-anak muda yang membutuhkan bimbingan untuk memulai usahanya.

    Hal inilah yang kemudian menjadi alasannya untuk mendedikasikan sebagian waktunya untuk memotivasi dan membantu anak-anak muda untuk berwirausaha.

    Usahanya untuk mengajak dan membantu anak-anak muda untuk berwirausaha kemudian menjadi semakin sistematis ketika ia mengakuisisi Kampus Alfa Prima.

    Entrepreneurship dijadikan salah satu hal wajib yang diberikan kepada mahasiswa baik melalui perkuliahan  maupun melalui kegiatan kemahasiswaan.

    Empat tahun lalu, ketika ia mendirikan STMIK Primakara, dia pun mengkonsep kampus ini sebagai Technopreneurship Campus yang bercita-cita mencetak pengusaha berbasis teknologi khususnya teknologi IT.

    Kampus ini dilengkapi dengan Inkubator Bisnis yang saat ini menjadi salah satu rujukan dalam pengembangan inkubator bisnis di perguruan tinggi.

    Selain itu, Ia juga sebagai Direktur Alfa Prima membuat terobosan baru dengan memberikan keringan pembiayaan secara gratis selama perkuliahan, namun dilunasi setelah bekerja.

    Upaya itu untuk mendorong anak muda tidak terputus sekolahnya hanya tingkat SMA/SMK.

    "Langkah ini juga membekali ketrampilan agar SDM Indonesia, khususnya Bali tetap memiliki daya saing global hadapi pasar bebas,"tutupnya. [bbn/wrt]

    Penulis : bbn

    Editor :


    TAGS : STIMIK Primakara Wirausaha



    News Lainnya :

    INFORMASI Rabu, 29 Januari 2020 | 15:10
    Chris Jhon Bakal Bangun Sasana dan Kembangkan Atlet Tinju Denpasar
    Kehadiran Chris Jhon Foundation Bali merupakan angin segar bagi para penggemar olah raga adu jotos a ...
    OLAH RAGA Rabu, 29 Januari 2020 | 11:00
    1.758 Peserta dari 36 Negara Bakal Ramaikan Even Balap Sepeda di Bali
    Even balap sepeda internasional, Gran Fondo New York (GFNY) Bali 2020 diperkirakan akan diikuti 1.75 ...
    NEWS Rabu, 29 Januari 2020 | 09:35
    Virus Corona Meluas ke 14 Negara dan 4.593 Orang Positif
    Penyebaran virus corona tipe baru atau novel coronavirus (2019-nCov) terus bertambah ke 14 negara de ...


    Berita Lainnya

    WISATA Senin, 27 Januari 2020 | 13:15
    Pemprov Bali Belum Mengeluarkan Larangan Wisman Tiongkok ke Bali
    Sebagai dampak virus corona di Wuhan, Pemerintah Provinsi Bali hingga kini belum mengeluarkan larang ...
    OLAH RAGA Rabu, 29 Januari 2020 | 11:00
    1.758 Peserta dari 36 Negara Bakal Ramaikan Even Balap Sepeda di Bali
    Even balap sepeda internasional, Gran Fondo New York (GFNY) Bali 2020 diperkirakan akan diikuti 1.75 ...
    EKBIS Kamis, 02 Januari 2020 | 14:00
    Nilai Ekspor Bali Turun 13,63%
    Berdasarkan keterangan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, ekspor barang Provinsi Bali ...

    Trending News

    Trending Terhangat

    Berita Bali TV