Kesehatan

Peneliti Ungkap Efek Telur di Indonesia Terkontaminasi Dioksin

Selasa, 19 November 2019 | 12:25 WITA

bbn/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NASIONAL.
Limbah plastik ini tidak hanya berdampak pada lingkungan tetapi juga makanan. Terungkap dalam laporan penelitian baru, seperti dikutip dari suara.com yang dilansir dari sinchew.com, menyebutkan bagaimana kondisi telur Indonesia yang diproduksi di daerah terkontaminasi limbah plastik.

Pilihan Redaksi

  • Pemerintah Mesti Tegas Tegakkan Perda Terkait Kesehatan Hewan
  • Penunggak Iuran Siap Bakal Dihubungi Langsung BPJS Kesehatan
  • Inspektorat Provinsi Periksa Bidang Kesehatan Pemkab Klungkung
  • Hasilnya, ternyata telur di wilayah tersebut mengandung bahan kimia beracun seperti dioksin. Para ahli juga menduga bahwa membakar sampah plastik telah menyebabkan racun memasuki rantai makanan.
    Penemuan ini dibuktikan setelah para peneliti mengumpulkan telur di daerah terkontaminasi limbah plastik di Jawa Timur. Lalu, mereka melakukan uji laboratorium dan menemukan telur mengandung dioksin, PFOS, serta bahan kimia lainnya.
    Menurut mereka, orang dewasa yang mengonsumsi telur dari daerah terkontaminasi limbah plastik bisa menelan dioksin 70 kali lebih banyak dari standar UE.
    Melansir dari WHO, dioksin adalah sekelompok senyawa yang berhubungan secara kimiawi dan merupakan polutan lingkungan persisten (POPs).
    Dioksin ditemukan di seluruh dunia di lingkungan rawan dan mereka terakumulasi dalam rantai makanan, terutama jaringan lemak hewan. Bahkan, lebih dari 90 persen paparan manusia melalui makanan, terutama daging dan produk susu serta ikan dan kerang.

    Penulis : Media Network

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Efek Telur Terkontaminasi Dioksin Kesehatan



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV