News

Diduga Gelapkan Dana BPHTB Rp100 Juta, Oknum Staf Bakuda Terancam Sanksi

Senin, 09 April 2018 | 18:50 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, TABANAN.
Beritabali.com.Tabanan, Salah satu oknum pegawai di Badan Kuangan Daerah (Bakuda) Tabanan diduga melakukan penggelapan dana Biaya Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan ( BPHTB) senilai Rp100 juta.

Pilihan Redaksi

  • Sat Pol PP Denpasar Kembali Tipiring 29 Pelanggar Perda
  • Pastika Usul Petani Juga Peroleh Pendapatan dari Kunjungan Wisata
  • Pemkot Denpasar Raih Juara I Stand Terbaik Pameran Manado Indo EXPO 2018
  •  
    Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Tabanan Dewa Ayu Sri Budiarti, Senin (9/4/2018) mengakui kalau ada salah satu stafnya terjerat kasus dugaan penggelapan dana dari BPHTB. Dijelaskan, kasus itu terungkap berdasarkan data di BPD yang menyebutkan dana dari BPHTB belum masuk. Sedangkan data yang didapatkan dari notaris ternyata dana tersebut sudah diluasi kepada oknum staf Bakuda. 
     
    “Hal ini terungkap berdasarkan data rekan kami dari BPD, dimana dana BPHTB belum masuk sedangkan dari laporan noktaris sudah melunasi. Kemudian kami melakukan pemanggilan terhadap pelaku, dan sekarang sudah dikembalikan," beber Sri Budiarti, Senin  (9/4) usai mengadiri rapat kerja dengan Komi

    Pilihan Redaksi

  • Buntut Kasus Pemukulan, Ratusan Guide Lokal Mandarin Geruduk Kantor Imigrasi
  • Patah Tulang Akibat Tabrakan, Pengendara Motor Dirujuk ke Sanglah
  • Sanksi ASN Klungkung Yang Tidak Netral Dibacakan Saat Apel
  • si I DPRD Tabanan.  Oknum Bakuda yang berinisial KS itu kata Budiarti sudah mengakui perbuatanya dan telah mengambalikan dana yang digelapkan tersebut ke kas daerah. 
     
    “Untuk besaranya saya tidak hafal. Tanya saja nanti ke kabid,” jelasnya. Ketika didesak apakah sampai ratusan juta rupiah.  
    Mantan Kabag Umum Pemda Tabanan ini mengakui dana yang digelapkan di atas ratusan juta rupiah. Atas perbuatan itu, ia akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku, untuk sementara tidak lagi diberikan tugas di bidang pelayanan. Terkait pelaku masih dimintai keteranganya di Mapolres mengenai kasus tersebut, Dewa Ayu tidak mengetahuinya yang jelas pelaku masih menjalani wajib lapor. 
     
    Sementara itu sumber di Mapolres Tabanan mengatakan saat ini kasus dugaan penggelapan dana BPHTB tu masih dalam tahap penyelidikan. "Saat ini baru tahap penyelidikan serta pengumpulan bukti-bukti," bisik sumber di Mapolres Tabanan. (bbn/nod/rob) 

    Penulis : bbn/nod

    Editor :


    TAGS : Oknum Bakuda Gelapkan Dana BPHTB Tabanan



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV