Hukrim

Bawa 0,75 gram Sabu, Sopir Freelance Terancam Hukuman Berat

Sabtu, 05 Mei 2018 | 08:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Seorang pria bernama Triady Juanda (41) yang tinggal di jalan Gunung Salak Kompleks Percot No. 3B diseret ke PN Denpasar untuk diadili.

Pilihan Redaksi

  • DPRD Bali : By Pass IB Mantra Banyak Rusak, Jorok dan Gelap, Rawan Kecelakaan
  • Cegah Longsor dan Abrasi, PLN Bali Utara Tanam 1.000 Pohon di Sepang Kelod
  • Taruhan Uang, Tiga Penjudi Blerong Masuk Bui
  •  
    Pria yang berprofesi sebagai sopir freelance itu, tertangkap basah memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman yang beratnya 0,75 gram sabu.
     
    Dihadapan sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Made Ayu Citra Maya Sari menjerat terdakwa dengan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika pada dakwaan pertama dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.Selain itu juga Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI. No. 35 Tahun 2009 Tahun 2009 Tentang Narkotika pada dakwaan kedua dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.
     
    Sidang masih dengan agenda pembacaan dakwaan dari jaksa. Terungkap dalam dakwaan, terdakwa tamatan D IV Pariwisata itu ditangkap polisi pada tangga

    Pilihan Redaksi

  • Ada Indikasi Kepala Lingkungan Dikerahkan untuk Menangkan Koster-Ace
  • Melaju Kencang, Pengendara Motor Tabrak Pesepeda Hingga Meninggal Dunia
  • Terdakwa Pembunuh Adik Kandung Terancam 15 Tahun Penjara
  • l 14 Februari 2018 sekira pukul 23.00 Wita di Gang II Jalan Pulau Kawe, Denpasar.
     
    Dalam dakwaan yang dibacakan dimuka sidang terungkap pula, penangkapan terdakwa berawal dari adanya laporan masyarakat yang menyebut terdakwa memiliki Narkotika jenis sabu. Atas laporan itu, petugas langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas berhasil menangkap terdakwa saat berada di Gang II Jln. Pulau Kawe, Denpasar. Saat ditangkap, langsung dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa. 
     
    “Hasil penggeledahan, petugas menemukan bungkus rokok yang setelah dibuka ternyata berisikan sabu-sabu,” sebut jaksa Kejari Denpasar itu.
     
    Saat ditanya soal asal usul barang bukti tersebut, terdakwa mengaku membeli dari seseorang yang bernama Sipit (DPO) seharga Rp 1 juta. Tapi karena terdakwa tidak miliki izin dari pihak yang berwenang atas penguasaan barang tersebut, terdakwa akhirnya dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut. (bbn/maw/rob)

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Narkotika Sabu



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV