Politik

Calon Pemimpin Muda di Bali Cenderung Kekurangan Modal

Sabtu, 26 Mei 2018 | 17:15 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Dosen Fisip Univeritas Udayana, Wahyu Budi Nugroho menyebutkan calon pemimpin muda Bali cenderung kekurangan modal yang diantaranya modal sosial, popularitas hingga ekonomi atau finansial.

Pilihan Redaksi

  • Abraham Samad Mengaku Terkejut Atas Deklarasi Dirinya Sebagai Capres di Bali
  • Lolot Rilis Single Aluh-Aluh Keweh, Video Klip Digarap Erick Est
  • Relawan Deklarasikan Abraham Samad Sebagai Capres 2019
  •  
    Lebih lanjut ia mengatakan saat ini masih terdapat calon pemimpin muda di Bali yang potensial, tetapi mereka tidak memiliki modal-modal lain untuk maju ke permukaan nantinya. Ia mencontohkan, modal yang dinilai kurang diantaranya mulai dari, modal sosial, popularitas sampai pada modal ekonomi. Hal itu, menurutnya diperlukan agar nantinya, bisa dikenal oleh publik. 
     
    Hal tersebut terungkap dari perhelatan Pilkada Bali 2018 ini, terlihat belum ada tokoh-tokoh baru khususnya dari tokoh muda Bali yang maju. Sebagian besar, kata dia yang berkompetisi masih dari tokoh-tokoh generasi tua saja.
     
    "Dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018 yang saat ini bertarung belum ada dari kalangan muda," ujarnya, Jumat (25/5) di Denpasar.
     
    Calon pemimpin muda di Bali, kata Wahyu sangat penting di era internet yang didominasi oleh generasi milenial. Maka dari itu, ia menandaskan Bali membutuhkan pemimpin yang mampu beripikir secara konvensional, tetapi juga harus fleksibel dalam merespon perubahan. (bbn/aga/rob)

    Penulis : Agung Gede Agung

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Calon Pemimpin Muda Bali Pilgub Bali 2018



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV