Hukrim

Belum Terkait Teroris, Polda Sementara Tangkap Pelaku Kepemilikan Sajam

Rabu, 27 Juni 2018 | 10:15 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Polda Bali mengonfirmasi sementara seorang yang sebelumnya pelaku terduga teroris di sebuah rumah di jalan Gandapura Denpasar sebagai tersangka karena kepemilikan amunisi dan senjata tajam dan belum terkait dengan jaringan teroris.      

Pilihan Redaksi

  • Polda Minta Media Berperan Lawan Hoaks Dalam Pilkada Bali
  • Tim Jatanras Polda Bali Bekuk Pelaku Curanmor
  • Polda Gerebek Diskotik Pyramid, 16 Ekstasi Disita, 8 Pemakai Dibekuk
  •  
    "Untuk sementara penangkapan dilakukan terhadap tersangka karena kepemilikan amunisi dan sajam, belum terkait dengan jaringan teroris," Ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombespol Andi Fairan, Rabu (27/6).
     
    Lebih lanjut, ia menyebutkan sementara tersangka dan barang bukti berada di Ditreskrimum Polda Bali untuk proses penyidikan. Ia merinci jenis senjata yang disita adalah jenis soft gun dan tidak terdapat senjata api organik.
     
    Dari informasi yang dihimpun pada hari Selasa (26/6) pukul 20.30 Wita bertempat di sebuah rumah Jalan Gandapura 3E no.43 Desa Kesiman Kertalangu Kecamatan Denpasar Timur telah dilaksanakan penggerebekan dan penangkapan seorang pria yang diduga terlibat jaringan Terorisme dengan inisial BE, (45) asal Jawa timur oleh petugas tim gabungan Densus 88 Mabes Polri, CTOC dan Brimob Polda Bali.
     
    Penggerebekan tersebut dilakukan 40 personel gabungan, yang dipimpin oleh Iptu Barama Sita. Pada saat dilaksanakan penggeledahan di rumahnya tersangka ditemukan Barang bukti berupa 35 buah magazen berisi peluru aktif senjata Laras panjang, 2 buah granat masih aktif, 1 dus buku tentang jihad. selanjutnya pada pukul 23.00 Wita tersangka dibawa ke Mapolda Bali untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. (bbn/tim/hence/rob)

    Penulis : I Komang Robby Patria

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Terduga Teroris Kepemilikan Sajam



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV