Hukrim

Hakim Vonis Pria Asal Srilanka 8 Bulan Penjara Karena Palsukan Paspor

Kamis, 26 Juli 2018 | 16:15 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Terdakwa asal Srilanka, Selvarasa Krishna Pillai (53) harus menerima ganjaran setimpal atas perbuatannya memalsukan identitas diri (paspor). Dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan oleh Majelis Hakim, Pria berkumis tebal ini diganjar hukuman pidana penjara selama Delapan bulan, Kamis (26/7) di PN Depasar.

Pilihan Redaksi

  • Tim Gabungan Kota Denpasar Sidak WNA di Sanur Kauh
  • WNA Asal Jerman Akhirnya Dituntut 15 Tahun, Hakim Singgung Lamanya Jaksa Ajukan Tuntutan
  • Dituntut Setahun, Terdakwa WNA Asal Rusia ini Minta Rehabilitasi
  •  
    "Memutuskan kepada terdakwa bersalah atas perbuatannya memalsukan identitas palsu dan menjatuhkan hukuman selama delapan bulan penjara," putus Hakim yang dibacakan Ketut Tirta SH.
     
    Selain pidana penjara, terdakwa juga dikenakan denda sebesar Rp 100 juta subsider 2 bulan. Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan JPU Dwipa Umbara yang sebelumnya mengajukan hukuman 1 tahun denda Rp 100 juta subsider 6 bulan. Perbuatan terdakwa dinilai telah melanggar Pasal 119 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian.
     
    Perbuatan pemalsuan paspor itu terdakwa dilakukan pada 6 Maret 2018, saat dirinya masih

    Pilihan Redaksi

  • Pastika Ingatkan Orang Tua Sayangi Anak dengan Benar dan "Tidak Merusak"
  • Sistem TOSS KSM TPS3R Darma Winangun Jadi Magnet Kunjungan Berbagai Daerah
  • Tabanan Sepakati 4 Ranperda Menjadi Perda
  • berada di Srilanka dan meminta bantuan kepada rekannya Selvarasa untuk membuat paspor Malaysia agar bisa berlibur ke Selandia Baru.
     
    Untuk membuatkan paspor palsu, terdakwa membayar uang 5 juta lakhs rupee kepada Seelan untuk mengurus berkas paspor itu.
    Setelah paspor itu jadi, terdakwa sempat singgah di Malyasia dan menuju ke Pulau Bali, namun belum ada masalah terkait paspor yang dimilikinya.
     
    Namun, masalah terjadi saat petugas imigrasi di Terminal Ngurah Rai, pada 16 Maret 2018, mencurigai paspor yang dimiliki terdakwa palsu saat hendak berangkat dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali menuju Guangzhou Cina dengan memesan tiket pesawat China Southem Airlines CZ626 dimana saat itu terdakwa menggunakan paspor Malaysia nomor A37458958.
     
    Saat diinterogasi petugas, terdakwa mengakui memalsukan paspor karena ingin berobat ke Selandia Baru, namun sebelum berangkat ke negara itu terdakwa sempat berlibur di Bali selama satu minggu. (bbn/maw/rob)

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Pria Asal Srilanka Palsukan Paspor



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV