Informasi

Suwirta Mediasi Konflik Antara Warga Tegak dan Warga Desa Nyanggelan Klod

Jumat, 27 Juli 2018 | 19:50 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, KLUNGKUNG.
Terkait adanya kejadian pemukulan yang melibatkan antara warga Desa Tegak dengan Desa  Nyanggelan Klod. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Ny. Ayu Suwirta mengadakan mediasi, bertempat di Rumah korban di Banjar Tengah Desa Tegak Kabupaten Klungkung pada jumat (27/7).

Pilihan Redaksi

  • Peringati Hari Koperasi Ke-71, Bupati Suwirta Lepas Jalan Santai
  • Kendala Penyeberangan, Suwirta Instruksikan Dishub Koordinasi dengan KSOP Nusa Penida
  • Bupati Suwirta Meminta Koperasi Lakukan Inovasi
  •  
    Adapun kronologis kejadian, terjadi pada Senin (23/7) sekitar pukul 16.30 Wita, Wayan Nakta dan Nyoman Taram melintas di jalur Bangli-Besakih tepatnya di depan pura Dalem Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Bangli dengan mengendarai mobil pick up nomor polisi DK 9868 MH. Wayan Nakta (75) dan Nyoman Taram (66) baru saja habis membeli babi di wilayah Desa Undisan, Kecamatan Tembuku, Bangli bermaksud untuk pulang ke Desa Tegak. 
     
    Saat melintas di ruas jalan Bangli-Besakih korban bertemu dengan rombongan dari masyarakat Nyanggelan Kelod, Banjarangkan, Klungkung yang sedang melaksanakan prosesi nganyut serangkian upacara Pitra Yadnya. Ketika akan berpapasan dengan rombongan  warga tersebut, ada salah satu warga yang memberikan isyarat  untuk maju. 
     
    Ketika akan maju korban dihentikan oleh rombongan sekhaa gong dan tanpa disadari oleh korban tiba- tiba ada orang naik ke atas mobilnya dan langsung memukul kaca belak

    Pilihan Redaksi

  • Pembangunan Jalan Singaraja-Mengwitani Mulai Tahap Tender
  • Komplotan Penculikan WNA Asal Bulgaria Terancam 12 Tahun Penjara
  • Jaksa Tuntut Terdakwa Kasus Pembunuhan di Pererenan 7 Tahun Penjara
  • ang dan spion kiri mobil hingga pecah serta bagian depan mobil penyok. Tidak itu saja kedua korban turut pula jadi sasaran pemukulan. Akibat aksi pemukulan dengan menggunakan benda keras (alat pemukul gong) korban Nyoman Nakta mengalami luka robek pada pelipis bagian kiri, dan korban I Nyoman Taram mengalami bengkak pada pipi kanan. 
     
    Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam kegiatan mediasi menyarankan agar korban bersedia memaafkan Pelaku, dan kepada pihak keluarga maupun Warga Desa Tegak, Bupati Suwirta juga menyarankan untuk tidak memperpanjang permasalahan ini, serta menyarankan agar hasil kegiatan mediasi hari ini dapat dibuatkan pernyataan hitam diatas putih sebagai bukti.
     
    Dari mediasi yang dilakukan, keluarga korban sudah bersedia memaafkan tersangka. Dalam mediasi turut hadir Camat Banjarangkan Ida Bagus Ketut Mas Ananda, Perbekel Desa Tegak I Ketut Sujana,  panitia Pitra Yadnya Desa Nyangelan Kelod, I Wayan Suardika, beserta undangan terkait lainnya. (bbn/rlsklk/rob)

    Penulis : bbn/humasklungkung

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Suwirta Mediasi Konflik Warga Klungkung



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV