Informasi

Melihat Sisi Positif Gunung Meletus Sebagai Objek Wisata

Selasa, 31 Juli 2018 | 14:25 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI Wisnu Wijaya menyatakan bencana meletusnya gunung berapi bisa dilihat dari sisi positif dengan menjadikannya sebagai salah satu objek wisata. 

Pilihan Redaksi

  • Stok Lebih, BPBD Karangasem Kirim Bantuan Logistik Langsung ke Lombok
  • JICA Jadikan Denpasar Kota Percontohan Tangguh Bencana
  • BNPB Terapkan Jitu Pasnas Sebagai Upaya Rehabilitasi Pasca Bencana
  •  
    “Fenomena gunung meletus tidak melulu sebagai bencana, mari geser persepsi, lihat dari keindahannya, ini bisa dijadikan tujuan wisata asalkan dilihat dari lokasi yang aman. Tentu akan menjadi daya tarik lain bagi wisatawan, para pengungsi pun bisa berbuat lebih banyak disana dengan menjual souvenir dan sebagainya, sehingga lebih bermartabat daripada menjadi potret objek penderitaan dan kemanusiaan yang dikasih makanan, dan mereka pun dapat penghasilan tambahan dikala tertimpa bencana,” cetus Wisnu Rapat Koordinasi Finalisasi Rencana Operasi Penanganan Darurat Bencana dalam rangka Pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-WBG di Ruang Rapat Sekda Kantor Gubernur Bali, Selasa (31/7).  
     
    Selain ancaman gunung meletus, Wisnu juga membahas 2 ancaman lainnya yakni gempa bumi, dan tsunami. Dia menekankan kesiapsiagaan penanggulangan bencana yang menurutnya terletak pada penyebaran informasi dan komunikasi. Informasi yang diberikan petugas diharapkan bisa segera sampai ke masyarakat dan dipahami untuk kemudian dipadukan dengan penanganan oleh instansi terkait. 
     
    Sedangkan komunikasi diharapkan bisa dibangun satu sistem yang bisa dimanfaatkan oleh setiap orang berbasis berbagai bahasa Negara tetangga, bukan malah sebaliknya masing-masing membuat sistem. Dengan terbangunnya informasi dan komunikasi diharapkan dapat memberikan berita yang akurat, bukan hoax seperti yang sering terjadi saat ini. 
     
    Sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menambahkan kesiapan dalam penanggulangan bencana alam, yang terpenting adalah kemampuan dan kesiagaan dari daerah yang menga

    Pilihan Redaksi

  • Tari Sang Hyang Grodog Sebagai Persembahan Aci Sakral di Lembongan
  • Rampungnya Patung GWK Berdampak Positif Bagi Pelaku Usaha
  • Stok Lebih, BPBD Karangasem Kirim Bantuan Logistik Langsung ke Lombok
  • lami bencana. Dengan terbangunnya kesiapsiagaan dan networking yang baik dan kuat akan membuat Bali siap menjadi penyelenggara setiap even-even internasional, disamping juga untuk mendukung citra pariwisata Bali di mata wisatawan. 
     
    “Hal ini sebagai bagian untuk memperkuat kesiapsiagaan kita dalam menghadapi bencana, tidak hanya untuk menyambut even annual meeting IMF saja tetapi untuk seterusnya. Kebetulan kita mendapat kesempatan even ini mari kita jadikan momen untuk memulai dan terus memantapkan kesiapsiagaan kita, sehingga ada even apapun di Bali kita akan siap,” tegas Dewa Indra.
     
    Lebih jauh, Dewa Indra mengharapkan kerjasama seluruh stake holder dalam membangun kesiapsiagaan penanggulangan bencana di Bali. “Semua harus bekerjasama, tidak ada yang berdiri sendiri. Semua instansi bersifat penting, sesuai perannya masing-masing, jadi harus bekerjasama. Jangan sampai bencana terjadi, kita tidak siap,” ujar Dewa Indra. (bbn/rlspemprov/rob)

    Penulis : bbn/humasprovinsibali

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Penanganan Bencana Gunung Meletus Objek Wisata



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV