Hukrim

Jelang IMF, Polda Bali Bentuk Satgas Khusus Perangi Kejahatan Jalanan

Jumat, 03 Agustus 2018 | 16:40 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Menjelang event international IMF-World Bank Annual Meeting 2018 yang akan berlangsung Oktober mendatang, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose memerintahkan jajarannya membentuk Satgas Khusus guna memerangi kejahatan jalanan seperti aksi begal, preman, jambret, copet yang sangat meresahkan masyarakat, khususnya wisatawan mancanegara yang berlibur ke Bali. 

Pilihan Redaksi

  • Selain Perputaran Uang Rp4,6 T, Ini Manfaat Pertemuan IMF-WBG Bagi Bali
  • Gubernur Bali Beserta Petinggi IMF-World Bank "Matur Piuning" ke Pura Besakih
  • IMF-WBG, Pastika Minta Media Suguhkan Berita yang Objektif Situasi Bali
  •  
    "Dalam pelaksanaanya nanti anggota akan difokuskan di wilayah wisata seperti Kuta dan Sanur, agar sterill dari aksi jambret dan copet," tegas Direktur Reskrimum Polda Bali Kombespol Andi Fairan disela-sela rillis, Jumat (3/8) pagi. 
     
    Kombes Andi mengatakan terbentuknya Satgas Khusus ini sebagai upaya Polda Bali untuk memberikan kenyamanan menjelang event international IMF-World Bank Annual Meeting 2018, yang akan berlangsung Oktober mendatang. 
     
    &

    Pilihan Redaksi

  • Sidang Tipiring: 33 Cewek Cafe Kena Denda Rp50 ribu, Pemilik Rp2 Juta
  • Denfes ke-11 Akan Mengusung Tema Memintal Pusaka Budaya
  • Wanita asal Malaysia Selundupkan Ganja Bersama Suami Disidang Terpisah
  • quot;Jadi kami minta kepada para pelaku kejahatan jangan main-main di Bali, kami akan menindak tegas," ujarnya. 
     
    Kombes Andi mengatakan sepanjang Bulan Mei-Juli 2018, Direktorat Reskrimum Polda Bali telah menangkap 93 orang pelaku kejahatan jalanan. Tiga orang diantaranya dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan. Bahkan dalam pengungkapan kejahatan jalanan tersebut, 15 kasus diungkap Polresta Denpasar disusul Polres Buleleng 30 kasus, Polres Jembrana 16 kasus, Polres Badung 7 kasus, Polres Klungkung 6 kasus, Polres Gianyar 4 kasus, Polres Tabanan 4 kasus dan Polres Bangli 2 kasus.
     
    "Dari 93 orang pelaku yang ditangkap ada terlibat pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan serta curanmor," terang Kombes Andi yang saat itu didampingi jajaran kasat resrkim di jajaran Polda Bali. 
     
    Penangkapan para pelaku dibarengi dengan penyitaan barang bukti diantaranya airsoft gun laras panjang maupun pendek, amunisi serta sejumlah senjata tajam lainnya. (bbn/Spy/rob) 

    Penulis : Surya Kelana

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Polda Bali IMF Kejahatan Jalanan Satgas Khusus



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV