Hukrim

Polisi Menduga 3 Warga Asing yang Ditangkap Sindikat Skimming Internasional

Sabtu, 04 Agustus 2018 | 07:15 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Meski menyangkal adanya kaitan jaringan 3 pelaku warga Asing Bulgaria yang ditangkap Polda Bali dan Polres Klungkung, aparat kepolisian menduga ketiganya merupakan sindikat skimming international. Hal ini diperkuat dari barang bukti yang disita polisi ada kemiripan. 

Pilihan Redaksi

  • Polres Tabanan Masih Proses Tersangka Oknum Polisi yang Terlibat Narkoba
  • Polisi Dalami 3 Bandar Narkoba, Dari Jakarta Shabu Sekilo Akan Diedarkan di Bali
  • Polisi Tangkap Bandar Narkoba di Depan Polsek Negara, Sita Sekilo Shabu dan Senpi
  •  
    "Mereka tidak mengaku satu jaringan,  tapi kami yakin mereka sindikat international," ujar Direktur Reskrimum Polda Bali Kombespol Andi Fairan," Jumat (3/8). 
     
    Kasus kejahatan perbankan dengan modus skimming atau pencurian data nasabah bank di mesin ATM merebak di Bali. Dalam sebulan terakhir saja, aparat kepolisian Polda Bali dan Polres Klungkung berhasil menangkap tiga pelakunya, seluruhnya warga asing. 
     
    Dua tersangka ditangkap Polres Klungkung yakni, Ivan Hristov Stanchev (43) asal Bulgaria dan Nicolov Pandov Plamen (45) berkebangsaan Australia. Sedangkan Polda Bali menangkap tersangka Stefan Ivanov (53) asal Bulgaria, pada Selasa (31/7) lalu. 
    Mirisnya, setelah dikonfrontir, tiga penjahat skimming ini mengaku tidak saling mengenal sehingga menyulitkan penyidikan polisi. 
     
    Mantan Dir. Sabhara Polda Sumut ini menegaskan, dalam kejahatan skimming ini tersangka Ivan Hristov Stanchey dan Nicolov Pandov Plamen bertugas memasang alat s

    Pilihan Redaksi

  • Jaksa Tuntut Terdakwa Penyelundupan Shabu di Anus 15 Tahun Penjara
  • Lima Tahun Kedepan, Koster Ingin Satu Lompatan Besar Untuk Bali
  • Puluhan Bhayangkari Polda NTB Ikuti Selam Massal di Manado
  • kimmer dan kamera kecil di beberapa mesin ATM di wilayah Desa Jungut Batu, Nusa Lembongan, Klungkung. Setelah keduanya ditangkap di salah satu hotel di Jugut Batu, pada Minggu (8/7) lalu, pihaknya menyita barang bukti alat skimmer, laptop, memori serta hardisck eksternal. Namun dalam pengerebekan tersebut tidak ditemukan kartu yang berisi magnetic srtripe atau alat penyimpan data yang ada di kartu ATM. 
     
    “Kami menduga mereka bertugas mengkloning data termasuk melacak nomor pin kartu ATM milik para korban. Kemudian data itu dikirim ke orang lain yang bertugas memindahkan data ke kartu yang berisi magnetic srtripe termasuk menarik uang,” urai perwira melati tiga di pundak itu. 
     
    Kombes Andi pun mencurigai orang yang dikirimi kloningan data oleh kedua tersangka adalah tersangka Stefan Ivanov, yang sebelumnya ditangkap Ditreskrimum Polda Bali. Dugaan menguat setelah ditemukan 98 kartu ATM palsu, belasan buku tabungan berbagai bank, laptop dan alat-alat pemindahan data termasuk uang tunai Rp 51 juta yang ditarik dari ATM. (bbn/Spy/rob) 

    Penulis : Surya Kelana

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Skimming Polda Bali WNA Asal Bulgaria



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV