Informasi

Sekolah Sungai Pemkot Denpasar Jadi Edukasi Berbasis Lingkungan

Senin, 13 Agustus 2018 | 16:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Pentingnya edukasi lingkungan membuat Pemkot Denpasar melalui  Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar melaksanakan Sekolah Sungai yang dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 13-15 Agustus 2018 bertujuan untuk menyadarkan masyarakat dalam mewujudkan sungai yang bersih, sehat, produktif dan lestari. 

Pilihan Redaksi

  • Pascagempa, Pemkot Cek Ulang Kontruksi Gedung Obyek Vital di Denpasar
  • Konflik Lahan, Pemprov Siap Mediasi Pemkab Badung dan Pemkot Denpasar
  • Palsukan Dokumen Untuk Pengajuan Kredit, 2 Oknum Pegawai Pemkot Disidang
  •  
    Kegiatan sekolah sungai ini dilaksanakan di bantaran Sungai Bindu, Kota Denpasar yang dibuka Kepala DLHK Kota Denpasar, Ketut Wisada, Senin (13/8). “Sekolah sungai merupakan program belajar mengenai seluk beluk sungai dengan segala aspeknya, yang berbasis komunikasi untuk para pegiat sungai, siswa, pemda dan tentunya masyarakat,’’ ujar Wisada. 
     
    Lebih lanjut menurut Wisada, kegiatan ini juga akan dilakasanakan di beberapa sungai seperti DAM Tukad Bindu, Tengah Tukad Ayung (Perumahan Benculuk Indah), Hilir Tukad Ayung (Dam Karet, Selatan Lapangan Tembak), Tengah Tukad Badung (Penataan Tukad Modern), Hilir Tukad Loloan Mertasari.  
     
    “Kegiatan ini untuk menjawab kebutuhan para penggiat sungai yang membutuhkan bekal pengetahuan memadai tentang pengelolaan sungai berkelanjutan berbasis komunikasi ataupun partisipasi masyarakat,” ujar Wisada. 
     
    Melalui sekolah sungai, masyarakat dalam hal ini siswa dapat menyadari berbagai antisipasi untuk pengurangan resiko bencana khusunya sungai. Selain itu, kegiatan ini juga dapat mengedukasi siswa tidak hanya di ruang kelas tetapi praktik langsung di lapangan. 
     
    “Kedepan kami berharap masyarakat melalui anak-anak memiliki kesadaran untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri serta dapat menjadi pelopor kebersihan di rumah, sekolah dan lingkungan sekitar ,” harap wisada. 
     
    Koordinator Pembina Yayasan Tukad Bindu, IB. Alit mengatakan penataan Tukad Bindu ini merupakan terjemahan dari program Pemerintah Kota Denpasar atas arahan Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota IGN Jaya Negara yang bekerjasama dengan pihak Desa maupun warga di seputaran Sungai Bindu. Langkah ini tentunya mendapat sambutan postif dari warga masyarakat sekitar sungai Bindu yang ingin mewujudkan lingkungan yan

    Pilihan Redaksi

  • Kerugian Ekonomi Gempa Lombok Capai Rp5,04 T
  • Dampak Gempa Lombok, 436 Orang Meninggal Dunia
  • Bahas Konten, Mahasiswa Stikom Surabaya Studi Ekskursi di Beritabali.com
  • g bersih dan sungai yang bersih. Berbagai kegiatan telah dilakukan di bantaran Sungai Bindu atau yang dikenal dengan Tukad Bindu yakni salah satunya Sekolah Sungai. 
     
    “Kami sangat gembira sekali atas diadakanya kegiatan ini, melalui kegiatan ini dapat menjadi pembelajaran bagi siswa untuk lebih mengenal lingkungan dan tentunya dapat menjadi pembelajaran untuk selalu menjaga lingkungan,”ujarnya. 
     
    Sementara salah seorang siswa SMP Widya Sakti Denpasar , Gede Adi Saputra (13) mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini. Ia mengatakan melalui kegiatan ini dirinya dapat mengerti dan memahami arti pentingnya lingkungan. Selain itu disini juga diperkenalkan tumbuhan-tumbuhan langka dan perkebunan yang nantinya dapat kami apdopsi di rumah maupun sekolah. 
     
    “Kami sangat senang bisa main dan belajar disini, kalau bisa kegiatan kayak gini sering-sering dilakukan,” ujar Adi Saputra. (bbn/rlsdps/rob)
       

    Penulis : bbn/humasdenpasar

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Sekolah Sungai Pemkot Denpasar Edukasi Lingkungan



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV