Informasi

Tabanan Hanya Miliki Satu Rekon Penanggulangan Bencana

Jumat, 17 Agustus 2018 | 07:04 WITA

istimewa

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Kabupaten Tabanan hingga kini hanya memiliki  satu rencana kontijensi (Rekon) penanggulangan bencana. Padahal dengan kondisi geografis yang merupakan perpaduan gunung dan pantai, Tabanan memiliki 11 ancaman bencana  diantaranya gempa bumi, tanah longsor, tsunami, angin kencang, dan lainnya.

Pilihan Redaksi

  • Dewan Pendidikan Tabanan Kecewa, Lomba Pidato Bahasa Bali Minim Peminat
  • Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita saat pembukaan Sosialisasi Penyusunan Rencana Kontijensi (Renkon) Bencana di Kabupaten Tabanan pada Kamis (16/8) mengungkapkan adanya 11 ancaman bencana maka seharusnya dilakukan 11 rencana kontijensi. Namun karena keterbatasan dana maka saat ini baru bisa disusun satu renkon yaitu renkon gempabumi yang berpotensi tsunami. Mengingat gempabumi berpotensi tsunami dirasa paling berpotensi terjadi di Kabupaten Tabanan.
    “Saat ini, Pemkab Tabanan mendapat bantuan kegiatan dari Badan Nasioal Penanggulangan Bencana (BNPB), berupa kegiatan Kontinjensi ini. Maka Renkon yang pernah disusun tahun 2013 penting kiranya saat ini dilakukan pengkajian ulang dan penyesuaian dokumen. Sehingga diharapkan mampu menjawab kebutuhan disaat Tanggap Darurat”, jelas Sucita.
    Sementara sosialisasi penyusunan rencana kontijensi melibatkan 30 instansi. Diharapkan melalui kegiatan ini semua pihak turut serta menyukseskan kegiatan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan dukungan data dan informasi serta ikut berpartisipasi. “Oleh karena itu, upaya-upaya penanggulangan bencana se

    Pilihan Redaksi

  • Diskop dan UKM Tabanan Susun Road Map Strategi Pengembangan UKM
  • harusnya dilaksanakan dengan melibatkan dunia usaha dan peran aktif seluruh lapisan masyarakat”, ujar Sucita.
    Rencana kontijensi adalah suatu proses perencanaan kedepan, dalam keadaan yang tidak menentu. Dimana skenario dan tujuan disepakati, tindakan teknis dan menejerial ditetapkan, dan sistem tanggapan dan pengerahan potensi disetujui bersama untuk mencegah, atau menanggulangi secara  lebih baik dalam situasi darurat atau kritis. [bbn/rlstbn/mul]

    Penulis : bnn/humastabanan

    Editor : bbn/rls/mul


    TAGS : Tabanan Rekon Penanggulangan Bencana



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV