Ekbis

Wabup Kembang Gagas Temu Pengusaha Muda Jembrana

Sabtu, 25 Agustus 2018 | 11:49 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana. Minimnya jumlah pengusaha muda di Kabupaten Jembrana disikapi serius oleh Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan. Untuk memotivasi dan membangkitkan pengusaha muda di Jembrana, melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Jembrana  Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan menggagas acara Temu Pengusaha Muda Jembrana yang diadakan di Gedung Kesenian Dr. Ir Soekarno Jumat (24/8) malam.

Pilihan Redaksi

  • HUT Kota ke-123, Momentum Refleksi dan Evaluasi Pembangunan Jembrana
  • Jalan Santai Mewujudkan Masyarakat Jembrana Lebih Baik
  • Bupati Artha Tetap Berkomitmen Meningkatkan Bidang Kesehatan di Jembrana
  •  
    Hadir sebagai pembicara, I Gusti Ngurah Anom, yang akrab di panggil Ajik Krisna yang merupakan owner dari Krisna Oleh – Oleh Bali dan juga Ketut Wiratama, motivator dan juga pengusaha asal Jembrana dan dihadiri ratusan pengusaha muda Jembrana. Ketua panitia Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Jembrana I Made Gede Budiartha dalam sambutannya mengatakan, Pengusaha di Jembrana rasionya sangat kecil yakni 1,3 persen jumlah tersebut masih di bawah rata rata nasional.
     
    Untuk meningkatkan. Jumlah rasio tersebut sudah berbagai hal sudah dilakukan Pemkab Jembrana untuk memajukan dan menumbuhkan wirausaha baru diantaranya pendidikan dan pelatihan,permodalan,pembinaan manajemen dan pengembangan IPTEK,memfasilitasi kerjasama antara UMKM dengan pihak lain,perlindungan dan kepastian hukum dan UMKM serta memfasilitasi hak intelektual untuk UMKM. Selain itu untuk memajukan UMKM Diskoperindag Jembrana juga telah bekerjasama dengan salah satu Bank untuk membuka Rumah Kreatif Jembrana dengan fungsi sebagai alat pusat pemberdayaan dan peningkatan daya saing UMKM di Jembrana.
     
    Sementara menurut Made Kembang Hartawan, jumlah ideal pengusaha dalam satu wilayah adalah 4% dari jumlah penduduk, di Indonesia baru 3,1% sedangkan di Jembrana masih minim yaitu 1,3%. Terlebih negara maju, Malaysia 6%, Singapura 7%, Jepang 10%, bahkan Amerika Serikat 12%. Kembang berharap dari acara Temu Pengusaha Muda Jembrana yang dirangkaikan dengan HUT Kota Negara ke 123, akan memotivasi, membangkitkan dan bisa menambah jumlah pengusaha di Jembrana.
     
    Menurut Kembang dari acara ini diharapkan akan tercetak pengusaha – pengusaha muda Jembrana, tentunya narasumber yang dihadirkan memiliki pengalaman dan kualitas terbaik yang bisa membangkitkan pengusaha muda di Jembrana. “Untuk mengisi HUT Kota Negara ke 123, nantinya acara ini akan digelar rutin tahunan dengan narasumber yang punya standar kh

    Pilihan Redaksi

  • Bupati Artha Himbau Tidak Ada Pihak yang Minta Komisi dari Penerima BSPS
  • Hampir Tiap Desa di Tabanan Kurang Berminat Program Pengelolaan Sampah Mandiri
  • Dampak Gempa Lombok, Tercatat 555 orang meninggal
  • usus,.” ungkap Kembang.
     
    I Gusti Ngurah Anom, yang akrab di panggil Ajik Krisna mengatakan bahwa potensi dan peluang Jembrana di bidang usaha oleh – oleh sangat besar. Ajik Krisna malah punya rencana akan membuka cabang Krisna di Taman Nasional bekerjasama dengan UMKM di Jembrana dan juga rencana membuka pabrik kaos di Jembrana, karena menurutnya cost di Denpasar sangat tinggi jika dibandingkan di Jembrana. 
     
    “Terlebih lagi bahan bakunya di datangkan dari Jawa, tentunya lebih dekat di Jembrana,” ungkapnya.
     
    Salah satu peserta, Wayan Wasa pada acara tersebut menyampaikan jika acara seperti ini di gelar sebulan sekali. “Ilmu yang di dapat dalam acara seperti ini sangatlah luar biasa, namun jika di gelar setahun sekali daya ingatnya tentu akan kurang. Tapi jika bisa di gelar sebulan sekali akan sangat baik dengan begitu ingatan kita akan akan ilmu – ilmu baru akan selalu ada” ujar Wasa. (bbn/Jim/adv/rob)

    Penulis : Berita Advertorial

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Wabup Kembang Temu Pengusaha Muda



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV