Hukrim

Barang Bukti Hampir 300 Gram Shabu, Terdakwa Hanya Dituntut 1 Tahun

Kamis, 30 Agustus 2018 | 05:47 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Sindikat jaringan narkoba Lapas Madiun yang juga Residivis Asep Kurnia (38) dan rekannya Tan Candra Susanto alias Koko (56) hanya dituntut Jaksa selama 1 tahun pidana penjara. Anehnya, tuntutan itu diberikan kepada kedua terdakwa atas kepemilikan narkoba lebih dari 200 grm atau sekurang kurangnya 300 gram.

Pilihan Redaksi

  • Tersangka Pengedar Narkoba Bungkam, BNNP Tingkatkan Razia di Deejay Cafe
  • Hakim Vonis Oknum PNS 4 Tahun Penjara Karena Membawa Narkoba
  • BNNK Karangasem Ajak Para Veteran Stop Penyalahgunaan Narkoba
  •  
    "Terdakwa dinyatakan bersalah dengan menjatuhkan hukuman selama 1 tahun penjara," tuntutan itu dibacakan JPU IGN Alit dan Wayan Sutarta dihadapan  hakim pimpinan Wayan Kawisada SH, Rabu (29/8) di PN Denpasar.
     
    Mendengar tuntutan itu, terdakwa didampingi langsung oleh Penasehat Hukum Edward Pangkahila akan mengajukan pembelaan secara tertulis. Sebagaimana dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum menyebutkan terdakwa ditangkap oleh Anggota Direktorat Resese Narkoba Polda Bali bersama tim Counter Transnational and Organized Crime (CTOC).
     
    Terdakwa merupakan sindikat narkotika jaringan lembaga pemasyarakatan (LP) di Madiun. Dimana dirinya selama ini dikendalikan narapidana bernama Bayu Sri Hartawan bin Wahyu Kurnia alias Bokir (31) yang dibekuk dari dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas I A Madiun, Jawa Timur. Penangkapan terhadap Asep ditempat tinggalnya di Jalan Sekar Tanjung X Nomor 36A Banjar Kerthagraha, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur.
     
    Saat itu petugas tidak menemukan barang bukti di dalam kamar terdakwa. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, terdakwa menyebut barang bukti ada di dalam mobilnya yang terpakir di halaman. Petugas menemukan narkoba jenis shabu dibawa setir mobil sebanyak 5 paket dengan berat 24,50 gram bruto. Selain itu, tersangka juga mengakui masih menyimpan narkoba di dalam celana dalam seberat 102,96 gram bruto dan didalam dompetnya seberat 100,96 gram brutto.
     
    “Semua Narkoba ini ditemukan di tiga tempat, yakni mobil, celana dalam dan di dalam dompetnya,” baca Jaksa.
     
    Interogasi terhadap tersangka tidak berhenti disana saja. Petugas kemudian melakukan pendalaman dan menganalisa semua keterangannya. Kemudian tersangka mengaku masih menyimpan shabu di kos-kosan mantan istrinya di Jalan Mulawarman nomor 144 Banjar Tedung, Desa Abianbase, Gianyar.
    <

    Pilihan Redaksi

  • Bambang Harymurti: Jadi Jurnalis, Jangan Banci
  • Suami Istri Mengaku Pakai Narkoba Untuk Stamina Jualan Baju
  • Keamanan Perbatasan, Satpol PP Bali Teken MoU Dengan Satpol PP Jawa Timur
  • div>  
    Dari lokasi itu, ditemukan shabu seberat 124,12 gram yang disembunyikan di dalam toples makanan. Kepada petugas, tersangka ini mengakui semua narkotika jenis Shabu itu didapat dari seorang narapidana bernama Bayu Sri Hartawan bin Wahyu Kurnia alias Bokir yang mendekam di dalam lembaga pemasyarakatan Kelas I A Madiun, Jawa Timur. 
     
    “Pengakuannya, dia hanya menerima perintah dari Napi di LP Madiun itu. Dia mengambil shabu dengan cara di tempel diseputaran Jalan Gatot Subroto dan dibawa ke kosannya untuk dipecahkan sebelum diedarkan kembali sesuai perintah Napi tersebut. Untuk laku 1 ons, terdakwa mendapat upah sebesar 2 juta rupiah," bebernya.
     
    Dari pengakuan pria itu, narkoba yang dipesan oleh Bayu Sri Hartawan bin Wahyu Kurnia alias Bokir ini seharga Rp 328 juta.
    Barang bukti itu diambil oleh tersangka Anjas Sugiarto dari seorang bernama Tan Candra Susanto alias Koko (56) di Surabaya. (bbn/maw/rob)
     

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Barang Bukti Hampir 330 Gram Terdakwa Hanya Dituntut 1Tahun



    News Lainnya :

    HUKRIM Kamis, 05 Desember 2019 | 21:25
    Dituntut 13 Tahun, Wanita Paruh Baya Jadi Kurir Sabu Tampak Tenang
    Begitu mendengar Jaksa menuntut hukuman selama 13 tahun, wanita paruh baya bernama Budiyati nampak t ...
    INFORMASI Kamis, 05 Desember 2019 | 21:20
    Genjot RUU Provinsi Bali, Gubernur Koster Lobi Pemerintah Pusat
    Gubernur Bali Wayan Koster bergerak cepat untuk mendorong agar RUU Provinsi Bali segera dibahas di t ...
    INFORMASI Kamis, 05 Desember 2019 | 21:10
    2019, Realisasi KUR di Denpasar Capai Rp.861 Miliar
    Memasuki akhir tahun 2019, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) menunjukan angka yang memuaskan. Pasa ...


    Berita Lainnya

    INFORMASI Kamis, 05 Desember 2019 | 14:00
    Jalan Kepundung Denpasar, Kawasan Sarapan Pagi Khas Masakan Bali
    Jalan-jalan atau berwisata di Kota Denpasar tidak hanya bermain di Pantai Sanur dan menjelajah di ka ...
    HUKRIM Minggu, 01 Desember 2019 | 20:20
    Wisatawan Australia Pukul "Security" di Jalan Legian Kuta
    Kasus penganiayaan terjadi di depan Burger King di Jalan Legian Kuta, Sabtu (29/11/2019) dinihari. S ...
    INFORMASI Jumat, 29 November 2019 | 09:40
    Koster Berharap Kadin Bisa Ikut Berkontribusi Membangun Bali
    Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Bali sebagai lokasi penyelengga ...

    Trending News

    Trending Terhangat

    Berita Bali TV