Informasi

Sulinggih Diharapkan Jadi Penerang dan Penuntun Warga

Senin, 24 September 2018 | 16:40 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, KLUNGKUNG.
Beritabali.com,Klungkung. Wakil Bupati Klungkung Made Kasta berharap para sulinggih akan senantiasa menjadi penuntun dan penerang bagi warga dalam melaksanakan upacara maupun dalam menjali kehidupan sehari hari. 

Pilihan Redaksi

  • Klungkung Matangkan Kerjasama dengan Kota Toyama Jepang
  • Masyarakat Desa Takmung Klungkung Antusias Ikuti World Clean Up Day
  • Sejarah Kelam G30S 1965 di Bali (6): Massa PKI Bunuh I Parlemen di Alun-Alun Klungkung
  •  
    “Sulinggih ini merupakan milik seluruh umat, untuk itu sepatutnya mengayomi umat dan wajib memberikan pencerahan kepada umat, muput yadnya serta nyastra,” Ujarnya saat menghadiri acara Medwijati / Mediksa Jro Gede I Wayan Nurjana bersama dua orang istri yakni I Gusti Ayu Puspawati dan Ni Ketut Yasmini di Dusun Punduk Dawa, Kecamatan Dawan, Klungkung, Senin (24/9/2018).  
     
    Lebih lanjut ia mengatakan dengan semakin banyak sulinggih di Bali sudah tentu umat Hindu semakin mudah melaksanakan upacara dan upakara agama, jadinya semakin dekat umat meminta

    Pilihan Redaksi

  • Kantor Perbekel Dangri Kelod Miliki Aplikasi Sidadu dan E-Sewaka
  • Purnama Kapat Bunga Bermekaran Bermakna Tuhan Memberi Restu Alam Semesta
  • Karya Agung Ngenteg Linggih Pura Luhur Taman Sari di Desa Subamia
  • petunjuk-petunjuk Tatwa, Susila dan tentang upakara yang disebutkan dalam agama.
     
    Selaku Guru Nabe Ida Pedande Gede Kekeran Pemaron, sedangkan sebagai Guru Saksi Ida Pedande Istri Made Kawisunya dari grya Agung Mandara Pemaron. Upacara Dwijati adalah upacara yang bermakna lahir untuk kedua kalinya (reinkarnasi) sebagai seorang sulinggih. Sejak seseorang mendapat diksa dalam upacara penyucian ini, mereka dikenal sebagai Dwijati dan dari padanya diharapkan mulai mematuhi segala peraturan kebrahmanaan. 
     
    Seseorang yang telah melalui proses tata upacara diksa inilah yang mempunyai wewenang luas dan lengkap dalam pelaksanaan dan menyelesaikan berbagai upacara yadya. Selanjutnya  Jro Gede I Wayan Nurjana mabiseka/bergelar Ida Rsi Agung Wayahan Dharma Jaya Giri. Sedangkan istri pertama bergelar Ida Rsi Agung Istri Suyasa Ratna Ningrat serta istri kedua bergelar Ida Rsi Agung Istri Sunari Tranggana. Kediaman Ida Rsi Agung Wayahan Dharma Jaya Giri, selanjutnya bernama Griya Giri Punduk Dawa. (bbn/rlsklk/rob)

    Penulis : bbn/humasklungkung

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Sulinggih Penuntun Dan Penerang Warga Wabup Kasta Klungkung



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV