Hukrim

Pelaku Penghina Polisi Mengaku Tidak Terima Temannya Ditilang dan Diminta Uang

Rabu, 14 November 2018 | 06:36 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Pelaku penghina dan mencaci maki serta melecehkan institusi Polri, yakni Nasipudin alias Gibran Firdaus (22), ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Denpasar, Senin (12/11) lalu. 

Pilihan Redaksi

  • Tersangka Residivis Penganiaya Polisi Mengaku Perkosa Sambil Memotret Tubuh Korban
  • Polisi Tembak Dua Kaki Pelaku Pemerkosa yang Melarikan diri ke Surabaya
  • Polisi Bekuk Kurir Narkoba Pembawa Shabu ke Buleleng
  •  
    Pria asal Lombok Utara itu ditangkap di tempat kerjanya di Hotel & Restoran Serenity Eco Guest House & Yoga di Canggu, Kuta Utara, Badung. Kasus penghinaan terhadap institusi Polri itu terungkap dalam postingan tersangka Nasipudin di medsos grup facebook "Klu Bicara", pada Rabu (7/11) sekitar pukul 19.16 Wita. Tersangka sendiri adalah pemilik akun Facebook bernama Gibran Firdaus.
     
    Dari hasil penyelidikan Tim Cyber Polresta Denpasar, tersangka Nasipudin memposting kata-kata kasar berisi cacian, makian dan melecehkan institusi Polri. Selain itu, pria asal Dusun Papak Desa Persiapan Segara Katon Kecamatan Gangga Lombok Utara, juga menantang polisi untuk menangkap di rumahnya.
     
    Tantang tulisan itu yakni “Maeh Mbe Polisi Suruk Jok Bale Yak ke Tampah Elakan (Polisi suruh ke rumah saya, akan dipotong lidahnya). “Tulisan berisi penghinaan dan pencemaran nama baik institusi Polri itu diposting di akun facebook,” terang Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Selasa (13/11).
     
    Lima hari diselidiki, Tim gabungan Unit IV dan Unit I Satreskrim Polresta Denpasar akhirnya berhasil melacak siapa pemilik akun facebook tersebut yakni Nasipudin alias Gibran Firdaus. Tersangka diketahui baru tiga minggu bekerja di Hotel & Restoran Serenity Eco Guest House & Yoga di Canggu, Kuta Utara, Badung.
     
    “Pelaku kami tangkap di hotel tempat kerjanya,” ungkap Kompol Arta. Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bu

    Pilihan Redaksi

  • Viral Video Ismaya di Jeruji Tahanan Minta Tolong Pengacara Hotman Paris
  • DPRD Bali Siapkan Revisi Perda Desa Adat, Pungutan Sah Asal Dilegalkan Bupati Walikota
  • Pemprov Bali Dorong Pemuda Bali Bijak Gunakan Medsos
  • kti sebuah handphone milik tersangka yang digunakan memposting kalimat penghinaan dan pencemaran nama baik.
     
    Diinterogasi, tersangka mengaku sengaja mencaci maki polisi karena dulu temannya pernah ditilang di Lombok dan diminta uang oleh Polisi. Sehingga pelaku jengkel dan marah serta mengomentari Polisi dengan caci makian. “Katanya dia jengkel sama polisi karena temannya pernah ditilang dan diminta uang,” terang mantan Kasatreskrim Polres Badung ini.
     
    Setelah ditangkap, tersangka akhirnya diminta polisi untuk meminta maaf kepada masyarakat Bali pada khususnya dan jajaran polri pada khususnya atas postingannya tersebut. Permintaan maaf tersangka langsung diviralkan di medsos.
     
    Akibat perbuatannya, tersangka ditahan dan dijerat pasal 45 ayat (1) Jo pasal 27 ayat (3) Undang-Undang No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang no. 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman pidana 4 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar. (bbn/Spy/rob)

    Penulis : Surya Kelana

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Pelaku Penghina Polisi Tidak Terima Temannya Ditilang



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV