News

BPBD Karangasem Darurat Anggaran Untuk Pemeliharaan Sarana dan Prasarana

Sabtu, 17 November 2018 | 09:40 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem darurat anggaran. Hal ini diungkapkan oleh Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa belum lama ini.

Pilihan Redaksi

  • BPBD Denpasar Maksimalkan Layanan Kebencanaan Terkoneksi Layanan Kesehatan
  • Beberapa Titik Wilayah Denpasar Banjir, BPBD Evakuasi 3 Korban Terjebak
  • Sinergitas dengan Dunia Usaha, BPBD Sertifikasi Kesiapsiagaan Hotel Berbintang
  •  
    Menurutnya, di BPBD Karangasem sejauh ini bisa dikatakan masih sangat kekurangan anggaran terutama untuk pemeliharaan sarana dan prasarana, salah satunya adalah perbaikan kendaraan operasional khususnya kendaraan untuk penanganan bencana yang mobilitasnya tinggi.
     
    "Kendaraan untuk penanganan bencana mobilitasnya sangat tinggi dan tentunya butuh biaya pemeliharaan lebih besar selain itu kita juga perlu penambahan mobil operasional lapangan," kata Arimbawa.
     
    Tidak hanya itu saja, untuk menunjang dalam penanganan kebencanaan, BPBD juga masih membutuhkan penambahan sarana prasarana terutama sarana penanganan di waktu hujan, seperti alat pemotong kayu, jas hujan pet

    Pilihan Redaksi

  • Balita Gizi Buruk Nengah Pait Dirujuk ke RS Bali Mandara
  • Pengembangan Objek Wisata Perlu Sinergi Aksesibilitas, "Amenity" dan Promosi
  • Putra Adnyana, Ketua HIPMI Badung 2019-2022: Bersinergi Cetak Wirausahawan Muda
  • ugas, sepatu boat dan senter kepala untuk penanganan malam hari. Disamping itu, BPBD juga masih kekurangan gudang untuk penyimpanan logistik bahkan garasi tempat parkir kendaraan pun hampir seluruhnya difungsikan  sebagai gudang penyimpanan terlebih saat ini posko tanggap darurat beserta logistiknya sudah dipindahkan ke kantor BPBD Karangasem.
     
    "Perlunya gudang untuk penyimpanan logistik BPBD dan Dinas Sosial untuk antisipasi terjadi bencana kedepan karena karena Kabupaten Karangasem memliki resiko bencana tertinggi di Bali," ujarnya.
     
    Selain itu, dengan dialih fungsikannya garase tersebut, praktis hampir seluruh kendaraan oprasional penanganan bencana BPBD terparkir diluar garasi beratapkan langit dan berlataikan tanah. Kendati demikian, pihaknya mengatakan akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk tetap bisa melaksanakan tugas, terlebih kini hujan mulai turun di sebagian wilayah kabupaten Karangasem yang tentunya potensi terjadi pristiwa seperti pohon tumbang, longsor dan banjir semakin meningkat. (bbn/igs/rob)

    Penulis : bbn/igs

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : BPBD Karangasem Darurat Anggaran



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV