Kuasa Hukum Sudikerta Mengaku Belum Menerima Surat Penetapan Tersangka Kliennya - Beritabali.com

HOME / NEWS / HUKRIM

Kuasa Hukum Sudikerta Mengaku Belum Menerima Surat Penetapan Tersangka Kliennya

Sabtu, 01 Desember 2018 | 22:10 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Kuasa Hukum Ketut Sudikerta, Togar Situmorang mengaku hingga saat ini belum menerima surat penetapan tersangka kliennya dari penyidik Ditreskrimsus Polda Bali. 

Pilihan Redaksi

  • Desa Bungurasih Intip Teknologi Aplikasi Sm@rt Desa Milik Desa Duda Timur
  • Ketut Sudikerta Tersangka Kasus Penipuan Rp 150 Miliar, Pengacara Mengaku Heran
  • Polisi Bekuk DPO 6 Bulan Kasus Penggelapan Uang Rp.40,9 Miliar di Jakarta
  •  
    Pengacara asal Sumatera Utara ini bahkan sangat menyesalkan penetapan tersangka terhadap politisi Partai Golkar itu malah beredar di media sosial (medsos). Seharusnya, penyidik memberitahukan secara resmi penetapan ini kepada tim kuasa hukum. 
     
    "Sampai sekarang kami belum menerima surat penetapan Sudikerta. Kami juga heran kenapa harus beredar di medsos. Seharusnya langsung diberitahukan kepada kami selaku tim kuasa hukum. Kami tidak tau apa misi dan visi pelapor dalam hal ini sehingga bisa viral di medsos dan menjadi konsumsi publik," heran Togar, Sabtu (1/12).
     
    Meski demikian, Togar menyampaikan apresiasi kepada penyidik Ditreskrimsus dan berharap penetapan tersebut benar-benar dilandasi oleh proses hukum yang berlaku. "Sehingga kedepannya tidak ada permasalahan lain," terang Togar yang juga caleg DPRD Bali ini.
     
    Dengan keluarnya penetapan tersangka ini, terang Togar, tidak mematahkan semangat Sudikerta. Bahkan, katanya, mantan Wakil Gubernur yang berpasangan dengan Made Mangku Pastika itu sangat menghormati proses hukum yang mendera dirinya.
     
    "Klien saya tidak patah semangat dan sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan," ungkapnya.
     
    Hal ini dilihat, pascakasus ini dilaporkan Boss P

    Pilihan Redaksi

  • Putri Koster Minta Masyarakat Stop Diskriminasi Pada ODHA
  • Mahasiswa Sastra Bali Diharapkan Jeli Tangkap Peluang Regulasi Pemerintah
  • Jamkrida Bukukan 145 Ribu Terjamin dengan Total Plafon Rp7,6 T
  • T Maspion Grup Alim Markus ke Ditreskrimsus Polda Bali, Sudikerta bersedia memenuhi panggilan kedua sebagai saksi, 12 November 2018 lalu. Penyidik sempat memberikan materi pemeriksaan terkait dugaan jual beli tanah di Balangan, yang kemudian dijawab Sudikerta tidak mengerti alias tidak mengetahui adanya transaksi jual beli tanah tersebut.
     
    "Karena memang Sudikerta tidak mengerti apa yang disebutkan dalam berita acara pemeriksaan, sehingga tidak bisa melanjutkan pemeriksaan. Kalau gak salah hanya 15 menit diperiksa," bebernya.
     
    Togar kembali menegaskan, pihaknya akan tetap menghormati proses hukum dan wajib mengikutinya sesuai amanat dari Undang-undang. Dalam arti, bila ada surat panggilan terhadap kliennya, maka kliennya akan koorperatif, tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.
     
    "Kami menghormati hukum dan akan menjalankan disaratkan UU. Klien kami juga akan koorperatif, tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti yang sifatnya subjektif," urainya. (bbn/spy/rob)

    Penulis : Surya Kelana

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Kuasa Hukum Ketut Sudikerta Penggelapan Uang


    The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

    We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV