Hukrim

Hasil Rakernas Kejaksaan Agung RI

Jaksa TP4D Diminta Tidak Main-Main Saat Kawal Proyek Pemerintah

Minggu, 02 Desember 2018 | 20:00 WITA

beritabali.com/jero

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Rapat kerja nasional (Rakernas) Kejaksaan Agung RI yang berlangsung selama empat hari terhitung sejak 26 November di Sanur Denpasar Selatan telah berakhir.

Pilihan Redaksi

  • Dirut RS Bali Mandara Lelang Lukisan Karyanya di Ajang Rakernas Kejaksaan RI
  • Ombudsman Soroti Penundaan Sidang Karena Kejaksaan Sibuk Rakernas
  • Penjarakan 150 Terpidana Kasus Korupsi, Kejaksaan RI Buru Buronan Lainnya
  • Alat Sadap Milik Kejaksaan Hanya Terbatas Saat Tahap Penyidikan
  •  
    Dari rapat kerja nasional itu ada beberapa poin yang dicetuskan dan ditegaskan. Salah satunya menekankan para jaksa yang tergabung dalam Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) supaya tidak main-main dalam mengawal proyek pemerintah daerah.
     
    K

    Pilihan Redaksi

  • Polda Bali Belum Merespon Soal Belum Diterimanya Surat Penetapan Tersangka Sudikerta
  • Kuasa Hukum Sudikerta Mengaku Belum Menerima Surat Penetapan Tersangka Kliennya
  • Ketut Sudikerta Tersangka Kasus Penipuan Rp 150 Miliar, Pengacara Mengaku Heran
  • ejati Bali sendiri akan menjadi percontohan nasional di samping Kejati Jawa Timur, Kejati Jawa Tengah, dan Kejati Banten. Empat Kejaksaam tinggi ini akan dibina dan dibangun menjadi unit kerja zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) di lingkungan Kejaksaan RI.
     
    “Yang ditekankan dari peran TP4D ini adalah pencegahan pelanggaran hukum. Jadi lebih baik mencegah (pelanggaran) daripada menindak,” ujar Kasipenkum Kejati Bali, Edwin Beslar.
     
    Kata Edwin, TP4D diharapkan mampu mencegah para pengganggu yang datang saat proyek berjalan. 
     
    "Maksudnya mereka yang biasa datang memainkan proyek atau mengarahkan proyek ke arah pihak tertentu, dan para calo proyek. Ini yang harus dicegah," tegasnya.
     
    Peringatan keras juga disampaikan Wakajati Bali, Yudi Handono. Yudi menegaskan, pimpinan tidak akan memberi ampun bagi para jaksa yang sengaja menjadikan TP4D sebagai proyek “lahan basah”.
     
    “Kami imbau jaksa yang terlibat dalam TP4D jangan sekali-kali main mata atau sengaja membuat proyek (kongkalikong). Kalau sampai ketahuan dan terbukti, akan kami beri sanksi tegas,” ancam Yudi. [bbn/maw/psk]

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : Tp4d Jaksa Bali Beritabali Hukum



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV