Hukrim

Polda Bali: Penyidik Keluarkan Daftar Cekal Terhadap Ketut Sudikerta

Selasa, 04 Desember 2018 | 05:41 WITA

Beritabali.com/file

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Direktur Ditreskrimsus Polda Bali Kombespol Yuliar Kus Nugroho menegaskan, penyidik sudah mengeluarkan daftar cekal terhadap I Ketut Sudikerta agar yang bersangkutan tidak bisa berpergian ke luar negeri.

Pilihan Redaksi

  • Polda Bali Ungkap Aliran Dana Kasus Ketut Sudikerta
  • Kasus Tanah Balangan Pecatu, Dirkrimsus Polda Bali: Sudikerta Otak Pelaku Penipuan
  • Polda Bali Belum Merespon Soal Belum Diterimanya Surat Penetapan Tersangka Sudikerta
  •  
    Pengeluaran daftar cekal ini dilakukan seiring status penetapan Sudikerta sebagai tersangka terkait kasus penipuan, penggelapan dan pemalsuan sertifikat tanah di Balangan, Pecatu, Kuta Selatan. 
     
    Menurut Kombes Yuliar, penetapan tersangka Sudikerta sebagai tersangka sudah memiliki unsur-unsur pembuktian. Yakni penyidik Ditreskrimsus Polda Bali sudah menemukan bukti yang sudah cukup banyak, diantaranya menemukan bukti 26 dokumen, 4 lembar cek dan BG, 6 rekening koran bank BCA, 4 lembar slip penarikan dan handphone. Selain itu, penyidik juga sudah memeriksa 24 saksi. 
     
    “Bukti hasil labfor terkait sertifikat palsu juga ada,” sebutnya. Dalam penetapan status tersangka Sudikerta, penyidik juga sudah melaksanakan sebuah proses penyelidikan dan penyidikan yang kemudian melakukan menggelar perkara, Jumat (30/11) lalu. 
     
    Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), gelar perkara ini dihadiri sejumlah pejabat berkompoten yakni Divisi Humas, Propam, Irwasda Polda Bali. “Jadi, dalam satu kesimpulan, diputuskan berdasarkan alat bukti sudah cukup untuk menetapkan Sudikerta sebagai tersangka,” ujarnya. 
     
    Setelah penetapan tersangka Sudikerta, Jumat (30/11) lalu, penyidik langsung mengeluarkan daftar cekal terhadap Sudikerta agar tidak bisa keluar negeri. Daftar cekal ini sudah dikoordinasikan ke pihak imigrasi, pascapenetapan Sudikerta sebagai tersangka. “Ya, penyidik sudah mengeluarkan daftar cekal terhadap Sudikerta agar tidak bisa keluar negeri,” urainya. 
     
    Kombes Yuliar menambahkan, sejalan penetapan status tersangka terhadap Sudikerta, yang bersangkutan belum dipanggil dan diperiksa. Pihak penyidik masih melakukan proses pendalaman terhadap kasus tersebut. “Secepatnya yang bersangkutan (Sudikerta) akan diperiksa lagi. Sebelumnya dia sudah dua kali diperiksa, satu kali hadir, satu kali tidak hadir karena ada kesibukan katanya,” beber Kombes Yuliar. 
     
    Perwira melati tiga dipundak itu menerangkan, kasus penipuan dan penggelapan sertifikat tanah ini terjadi tahun 2013 lalu dan dilaporkan ole

    Pilihan Redaksi

  • Kuasa Hukum Sudikerta Mengaku Belum Menerima Surat Penetapan Tersangka Kliennya
  • Ketut Sudikerta Tersangka Kasus Penipuan Rp 150 Miliar, Pengacara Mengaku Heran
  • Penjarakan 150 Terpidana Kasus Korupsi, Kejaksaan RI Buru Buronan Lainnya
  • Alat Sadap Milik Kejaksaan Hanya Terbatas Saat Tahap Penyidikan
  • h PT Maspion Grup Alim Markus ke Polda Bali awal tahun 2018. Pihak Maspion sebelumnya sudah sangat kecewa dengan Sudikerta, dan mencoba melakukan tindakan secara persuasive untuk mencari tahu kenapa kasus penipuan tersebut bisa terjadi. 
     
    Selama ini, katanya, Maspion sendiri sudah melakukan hubungan baik dengan Sudikerta. Namun karena PT Maspion kecewa, makanya Sudikerta dilaporkan. “Karena tanahnya diblokir sama BPN, Maspion langsung cek ke TKP Pura dan sebagainya. Maspion kaget selama ini sudah percayakan tanahnya ke Sudikerta tapi malah ditipu,” terangnya. 
     
    Dari keterangan sejumlah saksi, kata Kombes Yuliar, pihaknya menemukan adanya keterlibatan oknum pejabat BPN Badung lama, dalam hal pemalsuan sertifikat tanah tersebut. Namun, setidaknya untuk mengungkap keterlibatan oknum BPN Badung, pihaknya harus mengumpulkan bukti bukti otentik terkait kasus tersebut. “Kemungkinan ada calon tersangka lain dari oknum pejabat BPN Badung, karena kami temukan ada aliran dananya,” tegasnya. [bbn/Spy/psk]

    Penulis : Surya Kelana

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : Sudikerta Tersangka



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV