Hukrim

Hakim Vonis Komplotan Tahanan Kabur dari Polsek Denbar 27 Bulan

Senin, 10 Desember 2018 | 20:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Para komplotan tahanan kabur dari Polsek Denpasar Barat (Denbar) dijatuhi hukuman oleh hakim Pengadilan Negeri Denpasar pidana penjara selama dua tahun tiga bulan atau 27 bulan.

Pilihan Redaksi

  • Hakim Vonis 6 Tahun, Terdakwa Residivis Kurir Narkoba Kembali Ke Sel Jeruji
  • Jaksa Tuntut Komplotan Tahanan Kabur dari Polsek Denbar 2,5 tahun Penjara
  • 7 Komplotan Tahanan Kabur dari Polsek Denbar Mulai Sidang
  •  
    Putusan yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Ketut Kimiarsa,SH.MH pada Senin (10/12) ini hanya mengurangi tiga bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Putu Oka Surya Atmaja yang mengajukan hukuman selama 2,5 tahun. Para komplotan sebanyak tujuh terdakwa ini Polycarpus Mokos (23), Patrisius Point (24), Mandiri Akbar (20), M Zubair (35), M Rifai (20), Alfan (23) dan Wilson Kennedy (21).
     
    Seluruhnya dijerat kasus melakukan pengerusakan terhadap sel tahanan dan dari ruang tahanan Kepolisian Sektor Denpasar Barat beberapa bulan lalu. "Para terdakwa dinyatakan bersalah dengan terang-terangan dengan tenaga bersama, menggunakan kekerasan terhadap benda, melakukan perbuatan dengan sengaja melawan hukum menghancurkan, merusak, serta menghilangkan barang milik orang lain. Menjatuhkan kepada para terdakwa selama dua tahun tiga bulan," putus hakim.
     
    Menyatakan ketujuh terdakwa bersalah sesuai Pasal 170 Ayat 1 KUHP dan Pasal 406 Ayat 1 KUHP joint Pasal 55 Ayat 1 KUHP.
    Aksi melarikan diri yang dilakukan ketujuh terdakwa ini terjadi pada Mei 2018, dimana ide kabur dari terali besi Polsek Denpasar Barat digerus idenya oleh M. Rifai dengan cara merusak plafon tahanan.
     
    Singkat cerita, ide melarikan diri Rifai ini disampaikan kepada terdakwa Zubair d

    Pilihan Redaksi

  • Usaha Garamnya Dieksekusi, Suma: Bangunan Warung Melanggar Kenapa Tidak Ditindak?
  • Tinjau Proyek Fisik di Denpasar, Pengerjaan Pasar Badung Molor dari Target
  • Satpol PP Eksekusi Tempat Pengeringan Garam di Amed, Pengusaha Tuntut Keadilan
  • an kemudian mencari alat-alat untuk merusak plafon ruang tahanan yang sudah berisi jeruji besi.
     
    Kemudian, Zubair yang sering dibesuk saat ditahan di rutan Polsek Denpasar Barat oleh temannya Yasin Merica (kakak sepupu terdakwa Zubair) agar saat menjenguk hari berikutnya membawakan gergaji besi. Terdakwa Subair meminta kakak sepupunya agar menyelipkan gergaji itu pada tembok tahanan, sambil terdakaa Zubair menerima makanan tajuk dari Merica
    Setelah gergaji itu masuk, niat buruk ketujuh terdakwa ini lantas ikut membantu merusak plafon dan terali besi dengan menggunakan gergaji versi berukuran kecil.
     
    Setelah berhasil membongkar sedikit demi sedikit plafon ruang tahanan, para tersangka mencoba merusak terali besi dengan cara memotong secara bergantian hingga bisa dijebol dan membengkokkan terali besi dengan menggunakan kunci khusus yang juga telah disiapkan sebelumnya. Kemudian, pada 31 Mei 2018, para terdakwa melarikan diri ke sejumlah tempat di sekitar dan luar Pulau Bali. (bbn/maw/rob)

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Komplotan Tahanan Kabur Polsek Denbar Vonis Hakim



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV