Hukrim

2 Pelaku Pasang Tarif Rp.300 Ribu Per Jam, Terkuak Setelah Korban ABG Tidak Tahan

Jumat, 04 Januari 2019 | 17:45 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Dalam kasus perdagangan anak di jalan Sekar Waru 3B Sanur ini, kedua pelaku memasang tarif seksual sebesar Rp.250-300 ribu per jam dan setiap harinya melayani laki-laki antara 1 sampai 8 orang.

Pilihan Redaksi

  • Polisi Gerebek Rumah Penampung ABG yang Dijual pada Lelaki Hidung Belang di Sanur
  • Kantongi Ijin Lapas, Istri Jro Jangol Ratna Dewi Ikuti Prosesi Pengabenan
  • Pilihan Redaksi

  • Kreativitas Anak-Anak Dipacu untuk Hindari Dampak Negatif Keterbukaan Informasi
  • Orang Tua Harus Ajarkan Kesadaran Pluralisme Pada Anak Sejak Dini
  • BRAC Bangladesh Sebut Masih Banyak Pernikahan Anak di Bawah Umur di ASEAN
  • rgin-r
    ight: 10px;">Ratusan Warga, Ketiga Istri Hingga Petugas Lapas Iringi Pengabenan Jro Jangol
     
    "Salah satu korban tidak tahan akhirnya melarikan diri dari tempat penampungan dan melaporkan kejadian ke Polda Bali didampingi petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Denpasar," ujarnya Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja S.I.K., M.Si.
     
    Menerima laporan korban jajaran Subdit 4 Ditreskrimum Polda Bali mengerebek rumah tersangka di Jalan Sekar Waru 3B Sanur, Jumat (4/1). Polisi berhasil mengamankan dua pelaku. 
     
    Selain itu, di lokasi pengerebekan polisi juga menemukan 5 korban perempuan belia berikut barang bukti 1 buku catatan tamu, catatan boking /pembayaran, copy KK dan copy tiket pesawat. 
     
    "Pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Ditreskrimum Polda Bali guna  pemeriksaan lebih lanjut. Kedua pelaku dikenakan Pasal Tindak Pidana Perdagangan Orang," terang Kombes Hengky. (bbn/spy/rob)

    Penulis : Surya Kelana

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Perdagangan Anak Pasang Tarif Korban ABG Tidak Tahan



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV