Hukrim

Terdakwa Penjaga Parkir Bus Nyambi Jadi Kurir Narkoba Tergoda Upah Besar

Rabu, 09 Januari 2019 | 13:30 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pertimbangan ketidakcukupan ekonomi membuat terdakwa penjaga parkiran bus, I Nyoman Sudiasa alias Semprot tergiur upah lebih besar menjadi kurir narkoba.

Pilihan Redaksi

  • Perlu Pendekatan Persuasif dari Hati ke Hati Terapkan Perda KTR di Klungkung
  • Jaksa Tuntut 12 Tahun Terdakwa Asal NTT Jadi Kurir Narkoba Tergiur Hadiah Motor
  • Terdakwa Menga

    Pilihan Redaksi

  • Perlu Pendekatan Persuasif dari Hati ke Hati Terapkan Perda KTR di Klungkung
  • Reklamasi Pelindo III, Terungkap Walhi Bali 2 Kali Mengirim Surat Tetapi Tidak Ditanggapi
  • Dari Ciri-Ciri Pelaku, Polisi Bekuk Pejambret Bule Asal Perancis di Kuta
  • ku Men
    dapatkan Upah Rp.78 Juta Sebagai Kurir Narkoba
     
    Alhasil, pria yang tinggal di Jalan Indra Jaya, Ubung Kaja ini akhirnya terjerat hukum dan didudukan di kursi pesakitan PN Denpasar, Rabu (9/1). 
     
    Ia diadili karena kedapatan memiliki atau menyimpan 4 paket narkoba jenis sabu-sabu sebarat 1,43 gram bruto. Dalam sidang Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mia Fida mengungkap perbuatan terdakwa yang menyeretnya hingga masuk ke dalam sel tahanan setelah ditangkap pada tanggal 2 Oktober 2018.
     
     
    "Dari penggeledahan  itu polisi menemukan satu bungkus tisu dalam gengaman terdakwa yang berisi 4 paket sabu,"sebut jaksa Kejari Denpasar itu. 
     
    Kepada petugas, terdakwa mengaku sabu yang ada padanya itu adalah miliknya yang dibeli dari Tut De. Atas perbuatannya, jaksa menjerat terdakwa dengan Pasal 112 ayat (1) UU Narkotika pada dakwaan kesatu atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU yang sama pada dakwaan kedua. (bbn/maw/rob)

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Terdakwa Penjaga Parkir Bus Sidang PN Denpasar Kurir Narkoba



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV