Informasi

Klungkung Sasar Remaja dari Keluarga Tidak Mampu untuk Bekerja di Luar Negeri

Selasa, 12 Februari 2019 | 16:15 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, KLUNGKUNG.
Pemerintah Kabupaten Klungkung bekerja sama dengan STP Nusa Dua menyasar anak remaja yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk dididik dan disalurkan ke luar negeri.

Pilihan Redaksi

  • Polres Klungkung Analisa Kesiapan Personil di Pemilu 2019
  • Prajurit TNI Kodim 1610/Klungkung Diminta Jaga Netralitas TNI
  • Bayi yang Ditemukan Petani di Klungkung Jalani Perawatan Inkubator di RSUD Klungkung
  •  
    “Program ini dikhususkan kepada anak remaja yang berasal dari keluarga tidak mampu. Bekerjasama dengan STP Nusa Dua, Bali, anak ini nantinya dididik menjadi tenaga kerja yang handal dan diberangkatkan keluar negeri yang dibiayai oleh Pemda Klungkung. Diharapkan, sekembali dari bekerja di kapal pesiar akan dapat membantu meningkatkan taraf hidup keluarganya,” ujar Bupati Suwirta  saat membuka kegiatan sosialisasi Pendidikan Pelatihan Keterampilan Calon Tenaga Kerja Ke Luar Negeri, Selasa (12/2/2019) diruang rapat praja mandala. 
     
    Pemda lebih baik mendidik para anak dari keluarga kurang mampu ini untuk bekerja keluar negeri sehingga dapat mengangkat taraf hidup dan mengurangi kemiskinan. Program Kerja ke Luar Negeri atau kapal Pesiar ini merupakan salah satu program unggulan dari Bupati Suwirta dalam mengurangi angka KK miskin di Klungkung. Sasaran dari program ini adalah anak remaja setingkat SMA/SMK maupun yang telah tamat yang berasal dari keluarga kurang mampu. 
     
    Dikatakan dalam mengentaskan masalah kemiskinan seorang Perbekel harus proaktif dalam menjalin komunikasi dan kerjasama dengan pemerintah daerah yaitu Bupati. Data jumlah KK miskin yang dilaporkan harus akurat dan disampaikan secepatnya karena akan berpengaruh dalam pengambilan keputusan. 
     
    Saat melaksanakan Program Bedah Desa pada periode pertama kepemimpinannya, Bupati Suwirta mengaku banyak sekali menemukan KK miskin yang memiliki anak yang berpotensi membantu ekonomi keluarga namun terkendala biaya untuk belajar dan bekerja keluar negeri. Menurutnya Pemda tidak bisa secara terus menerus memberikan bantuan beras dan sembako kepada KK miskin ini. 
     
    Sementara itu kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Gede Kusuma Jaya dalam laporannya mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai tindak lanjut kerjasama dengan pihak STP Nusa Dua, Bali dalam mendidik dan menyalurkan ke luar negeri para tenaga

    Pilihan Redaksi

  • Polisi Tembak Kaki Pelajar SMA di Klungkung Karena Terlibat Curanmor
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan 2 Penyelundupan Narkoba Senilai Rp.1,6 M
  • Bulan Bahasa Bali, Jadi Ajang Penguatan Wiweka Dalam Era Modernisasi
  • kerja yang berasal dari KK miskin di Klungkung. 
     
    “Melalui program dan kerjasama ini kami Ingin mencerdaskan dan memberikan pekerjaan kepada KK Miskin secara gratis sehingga akan dapat mengingkatkan taraf hidup mereka. Lewat sosialisasi ini diharapkan terjadi persamaan persepsi terkait segala hal mengenai program ini,” ujar Gede kusuma Jaya.
     
    Selanjutnya, para perbekel diharapkan sudah mengumpulkan data KK miskin didesanya masing masing selambat lambatnya akhir Ferbuari tahun ini. Kemudian dari data tersebut akan dipanggil untuk dilakukan tes oleh Tim STP Nusa Dua Bali. setelah lulus tes barulah diberikan pendidikan dan pelatihan kerja sebelum nantinya disalurkan untuk bekerja.   
     
    Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga kerja Klungkung ini turut dihadiri oleh pihak STP Nusa Dua, Bali yang dipimpin Dewa Gede Byomantara, para Camat, Lurah serta para Perbekel se-Klungkung Daratan. (bbn/humasklungkung/rob)

    Penulis : Humas Klungkung

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Klungkung Remaja Keluarga Tidak Mampu Bekerja Di Luar Negeri



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV