Hukrim

Ancam Unggah Foto Bugil Korban ABG untuk Berhubungan, Si Botak Terancam 6 Tahun Bui

Selasa, 12 Februari 2019 | 17:10 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Terdakwa pria yang tinggal di Jimbaran bernama I Ketut Mahardika alias Malias alias Botak terancam tuntutan jaksa selama 6 tahun penjara karena menyetubuhi ABG di bawah umur dengan ancaman menyebar foto bugil korbannya.

Pilihan Redaksi

  • Jaksa Tuntut 5 Tahun Bekas Anggota Polisi yang Dipecat Karena Kasus Curanmor
  • Jaksa Tuntut 5 Pemuda Pengeroyok Korban Tewas Asal NTT 8 Tahun Penjara
  • Jaksa Tuntut 2 Pria Beli Patungan Paket Shabu 3,5 Tahun Penjara
  •  
    Hal ini terungkap dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar pada Selasa (12/2). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yuni Astuti,S.H menjatuhkan tuntutan enam tahun penjara. Ia didakwa kasus pencabulan dan menyetubuhi anak dibawah umur.
     
    Jaksa Kejari Badung itu dalam amar tuntutanya menyatakan terdakwa asal Bangli itu terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat (1) Jo Pasal 76 D UU Perlindungan Anak. 
     
    "Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama enam tahun, denda Rp. 1 miliar subsider dua bulan penjara,"ujar jaksa yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpin Ni Made Purnami,S.H.,M.H. 
     
    Kasus yang menjerat terdakwa ini berawal dari perkenalan terdakwa dengan korban yang akan beranjak usia 16 tahun di facebook. 
    Dari perkenalan itu, terdakwa pada tanggal 17 Agutus 2018 sekitar pukul 21.30 wita mengajak korban untuk jalan-jalan.
    Sejurus kemudian, dengan menggunakan sepeda motor, terdakwa mengajak korban ke rumah kost milik Pak Mangku di Jalan Taman Mumbul, Jimbaran. 
     
    "Sampai di dalam kamar, korban diminta untuk duduk diatas kasur. Terdakwa lalu menarik paksa celana korban, namun korban menolak sembari mengatakan, jangan-jangan," ungkap jaksa. 
     
    Karena korban terus meronta dan teriak-teriak. Terdakwa pun mengambil ponsel dan memfoto korban yang dalam keadaan bugil serta mengancam akan mempubilkasikan di facebook.
     
    Saat itu korban tetap menolak untuk berhubungan dan memohon karena belum siap. Keesokan harinya, terdakwa menghubungi kembali korban untuk mengajaknya keluar sembari mengancam.
     
    "Kemarin kamu tidak mau berhubungan badan dengan saya, mumpung saya ada di Nusa Dua, ayo sekarang berhubungan badan kalau tidak mau

    Pilihan Redaksi

  • Koster: Program PKK Agar Betul-Betul Substantif Bukan Kegiatan Seremonial
  • Pendistribusian Pupuk Bersubsidi Harus Tepat Sasaran dan Sesuai Ketentuan
  • Klungkung Sasar Remaja dari Keluarga Tidak Mampu untuk Bekerja di Luar Negeri
  • maka foto kamu akan saya unggah di facebook," ancam terdakwa kepada korban melalui pesan WA.
     
    Kali ini korban takut dengan ancaman itu dan mengiyakan serta meminta terdakwa untuk menjemputnya. Sekitar pukul 13.00 wita, terdakwa menjemput  korban dan membawanya ketempat sebelumnya di kamar kost milik Pak Mangku. 
     
    Sampai di dalam kamar terdakwa langsung menarik paksa celana korban. Terdakwapun berhasil menyetubuhi korban. Kemudian, pada tanggal 24 September 2018 pada saat keluarga korban pulang kampung, kembali terdakwa mengajak korban berhubungan.
     
    Karena korban menolak, terdakwa pun akhirnya mengunggah foto korban dalam keadaan bugil di FB. Hal itu akhirnya diketahui oleh sepupu korban yang langsung menanyakan hal itu kepada korban.
     
    Korban pun akhirnya menceritakan apa yang dialaminya. Mendengar cerita itu, sepupu korban dan orang tua koban, pada tanggal 3 Oktober 2018 melaporkan kasus ini Polresta Denpasar. (bbn/maw/rob)

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Ancam Unggah Foto Bugil Tuntutan Jaksa



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV