Hukrim

Terungkap, Pelaku Pengancam Santet Juga "Ngejos" 2 Gadis Sekaligus di Ruang Besuk Lapas

Jumat, 15 Februari 2019 | 18:45 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, KARANGASEM.
Polisi terus mendalami kasus persetubuhan di bawah umur yang berawal dari laporan orang tua korban Inisial FT (14) atas ancaman santet terhadap keluarga yang dilakukan oleh MF residivis begal yang masih berstatus wajib lapor di lapas kelas IIB Karangasem.

Pilihan Redaksi

  • Ancam Santet Keluarga Korban, Residivis Begal Setubuhi Gadis di Bawah Umur
  • Banyak Perempuan Orgasme Palsu untuk Menyenangkan Suami?
  • Hubungan Seks Sembunyi-Sembunyi dan Cepat, Berbahayakah?
  •  
    Sedikit demi sedikit alur cerita kasus ini mulai terungkap, meski awalnya pelaku berbelit belit dalam memberikan keterangan kepada penyidik, namun akhirnya sesuatu yang tak pernah terpikirkan sebelumnya sedikit demi sedikit mulai terungkap. 
     
    Kisah percintaan yang dibumbui ancaman dan persetubuhan ini bermula ketika salah seorang tetangga korban (inisial) SR perempuan berusia 26 mengunjungi kakaknya yang mendekam di lapas kelas IIB Karangasem. Tanpa disengaja, SR bertemu dan berkenalan dengan pelaku yang saat itu masih mendekam di Lapas tersebut. 
     
    "Setelah kenalan itu, kami inten komunikasi lewat hp, ya di lapas ada hp kita hanya masukin kartunya saja," aku MF ketika diwawancara media ini, Jumat (15/02).
     
    Komunikasi keduanya semakin inten dari dalam lapas, terlebih MF kala itu digugat cerai istrinya. Rayuan maut MF ternyata menjerat SR hingga akhirnya luluh dan menerima MF menjadi pacarnya. Setelah berpacaran, SR pun kerap kali berkunjung ke LP untuk bertemu sang pujaan hati. 
     
    Keduanya dimabuk asmara, saking membaranya MF nekat mengajak SR berhubungan intim di ruang besuk lapas, bahkan aksi bejatnya itu dilakukan dua kali di waktu yang berbeda tanpa diketahui seorang pun. 
     
    Setelah itu, tali asmara kedua sejoli ini terus berlanjut, hingga SR kembali menjenguk kakaknya sambil bertemu kekasihnya itu di LP. Namun kedatangan SR kali ini bersama salah seorang temannya yaitu korban berusia 14 tahun. Disana SR mengenalkannya kepada pujaan hatinya yaitu MF. Namun setelah perkenalan itu, Fausi justru tertarik dengan FT. 
     
    Setelah perkenalan itu, komunikasi MF dengan FT begitupun SR semakin intens. Keduanya sering datang mengunjungi MF terlebih ketika mengetahui MF digugat cerai oleh istrinya. Waktu terus berjalan FT rupanya termakan rayuan MF hak serupa juga terjadi di dalam ruang jenguk lapas. Namun kali ini lebih ekstrim, MF menggauli keduanya sekaligus secara begantian di dalam satu ruangan yaitu di ruang besuk lapas.
     
    Aksi bejat ketiganya tak berlangsung sekali. Hal yang sama mereka ulangi lagi di lokasi yang sama dengan skema yang sama pula. "Dua kali sama SR dan Dua kali juga dengan SR dan FT bersamaan," kata MF di hadapan penyidik.
     
    Dalam melancarkan aksinya di ruang besuk lapas, tersangka mengaku berhubun

    Pilihan Redaksi

  • Jaksa Tuntut Oknum Anggota Polresta Denpasar 4,6 Tahun Karena Konsumsi Narkoba
  • Polisi Bekuk Pasutri Pengedar 193 Paket Tembakau Gorilla dari Jakarta
  • BNNP Bali Musnahkan Barang Bukti 21 Kg Ganja dari Tersangka yang Terancam Hukuman Mati
  • gan intim tanpa membuka pakaian dengan posisi berdiri sementara yang satu membelakangi menunggu giliran. Sempat ditanya apakah SR tidak marah saat berhubungan intim dengan FT. MF mengaku bahwa sebelumnya dirinya sudah minta izin kepada pacarnya yaiut SR. 
     
    Aksi bejat Fausi tak hanya dilakukan di dalam ruang besuk lapas saja, rupanya ketika sebagai tahanan wajib lapor persetubuhan itu terus berlanjut bahkan MF tak segan berhubungan intim di tengah kebun jangung dan di sebuah kamar kosong di daerah Bugbug, Karangasem bersama FT. 
     
    Sebelum akhirnya FT mengadu kepada orang tuanya bahwa Fausi mengancam akan menyantet keluarga FT jika FT menolak MF dan dilaporkan ke Polsek Kota Karangasem. 
     
    Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Karangasem, IPTU. Wayan Gede Wirya mengatakan akibat ulah Fausi menyetubuhi gadis yang masih dibawah umur melanggar Pasal 76 D jo.81 UU no 35 tahun 2014 dengan ancaman minimal 5 tahun penjara. (bbn/igs/rob)

    Penulis : bbn/igs

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Pelaku Pengancam Santet Berhubungan Intim 2 Gadis Sekaligus



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV