Informasi

Selamatkan Generasi dari Bahaya Rokok, Klungkung Bentuk Kader Anti Rokok

Sabtu, 16 Februari 2019 | 16:40 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, KLUNGKUNG.
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni membentuk Kader Gerakan Bersama Remaja Anti Rokok (GEBRAK) bertempat di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati pada Jumat (15/02/2019) malam.

Pilihan Redaksi

  • Polair Polres Klungkung Minta Warga Pesisir Tidak Buang Sampah ke Sungai Tukad Unda
  • Angin Puting Beliung di Klungkung Akibatkan Sejumlah Bangunan Rusak dan Roboh
  • Tegaskan Perda KTR, Suwirta Larang Perusahaan Rokok Promosi Dalam Bentuk Apapun
  •  
    Hal ini bertujuan untuk menerapkan Perda No. 1 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok dan menyelamatkan generasi dari bahaya yang diakibatkan oleh rokok. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berharap dengan terbentuknya Kader GEBRAK dapat membantu pemerintah memberikan pemahaman kepada masyarakat dan generasi muda di daerah pedesaan mengenai

    Pilihan Redaksi

  • Pengendara Sepeda Motor di Bangli Mengalami Patah Tulang Setelah Tabrak Anjing
  • MUDP: Dari 1.493 Desa Adat di Bali, Baru Ratusan yang Miliki Perarem Narkoba
  • Niat Mancing Ikan, Nelayan di Kubu Malah Temukan Mayat
  • Perda No.1 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok di Desa masing-masing serta menghimbau para generasi muda dan masyarakat di Kabupaten Klungkung untuk bersama-sama menerapkan Perda tersebut.
     
    Bupati Suwirta juga menegaskan, Pemkab Klungkung sampai saat ini masih komitmen untuk menegakkan KTR. Bahkan Suwirta tetap akan melarang iklan  dan sponsor  rokok dalam bentuk apapun di Klungkung. "untuk itu kader ini kamu bentuk agar memberikan pemahaman ke Masyarakat terkait bahaya kebiasaan merokok" ujar Bupati Suwirta.
     
    Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni mengatakan GEBRAK (Gerakan Bersama Remaja Anti Rokok) yang melibatkan Karang Taruna yang ada Desa, Kader GEBRAK berasal dari 21 Desa di Kabupaten Klungkung, yang dimana disetiap Desa diambil 5 orang kader, jadi jumlah keseluruhan 105 orang. 
     
    "Kami hanya mengambil Desa-desa yang menerima indek kesehatannya kurang, berdasarkan tes pk yang diambil di tingkat Puskesmas," ujar Adi Swapatni. (bbn/humasklungkung/rob)

    Penulis : Humas Klungkung

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Pemkab Klungkung Kader Anti Rokok



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV