Hukrim

Diganjar 26 Bulan, Terdakwa Berstatus Mahasiswa Ungkap Penyesalannya Sebagai Pecandu Shabu

Kamis, 21 Februari 2019 | 18:30 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Terdakwa A.A Ngurah Bagus Pratama Wibawa (25) yang di persidangan Pengadilan Negeri Denpasar divonis hakim selama 2 tahun 2 bulan (26 bulan), Kamis (21/2) tak kuasa menahan penyesalannya yang selama ini terjerumus sebagai pecandu narkoba jenis shabu.

Pilihan Redaksi

  • Hakim Putuskan 3 Remaja Asal Banyuwangi Bawa Pil Koplo 2,6 Tahun Penjara
  • Hakim Putuskan Perbekel Shinduwati Jalani Hukuman Percobaan, JPU Ajukan Banding
  • Hakim Vonis Terdakwa Aniaya Pacarnya 7 Bulan Penjara
  •  
    Pemuda yang berstatus mahasiswa di Bali ini harus menerima hukuman atas kepemilikan 1 paket shabu dengan berat 0,13 gram. Ketua Majelis Hakim, Dewa Budi Watsara itu menilai terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 127 Ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.
     
    "Terdakwa bersalah menyalahgunakan narkotika golongan I bukan tanaman untuk dirinya sendiri, sehingga diganjar hukuman dua tahun dua  bulan kurungan penjara," ujar hakim dalam amar putusannya.
     
    Vonis majelis hakim itu lebih ringan empat bulan dari tu

    Pilihan Redaksi

  • Baju Rai Mantra Dan Selly Ikut Lelang, Hasilnya Didonasikan ke K3S
  • Menristekdikti Kunjungi Gedung "Command Center" Badung
  • Menristekdikti Buka Forum Kelitbangan Badung
  • ntutan jaksa dalam sidang sebelumnya yang menuntut hukuman selama 2,5 tahun penjara. Mendengar putusan hakim itu, terdakwa menyatakan pikir-pikir, demikian jaksa juga menyatakan hal serupa.
     
    Penangkapan terdakwa dilakukan pada 28 Agustus 2018, Pukul 12.15 Wita di Jalan Gunung Rinjani, Denpasar Barat oleh petugas Satresnarkoba Polresta Denpasar karena kedapatan membawa sabu-sabu di tas selempang miliknya saat dilakukan penggeledahan.
     
    Kepada petugas, terdakwa mengaku mendapat barang haram itu dari seseorang bernama Nengah pada 27 Agustus 2018, Pukul 22.00 Wita melalui pesan singkat dan mentransfer uang itu kepada Nengah dan terdakwa diperintahkan untuk mengambil tempelan di Gang Nuri, Jalan Nangka, Denpasar.
     
    Saat mengambil tempelan itulah ia disergap petugas. Dari interogasi petugas, terdakwa mengaku akan menggunakan sabu-sabu itu di rumahnya. Namun, belum menggunakan barang haram yang dibelinya dengan berat 0,13 gram itu, sudah ditangkap petugas. (bbn/maw/rob)

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Pecandu Shabu Vonis Hakim



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV