Informasi

Koster Persilakan Tanah Provinsi Dimanfaatkan Pengembangan Fasilitas Krematorium MGPSSR

Minggu, 10 Maret 2019 | 18:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Gubernur Bali wayan Koster menyampaikan dukungannya agar fasilitas krematorium seperti yang dimiliki Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) bisa dikembangkan lagi. 

Pilihan Redaksi

  • Gubernur Koster Ingatkan Generasi Muda Cintai Adat dan Budaya Bali
  • Koster Akan Tertibkan Kendaraan Luar Bali yang Beroperasi Sebagai Kendaraan Pariwisata
  • Koster Sebut Pembangunan Bali Sekala dan Niskala Membedakannya dengan Daerah Lain
  •  
    “Tadi saya sempat bicara dengan pak Made Mangku, coba bikin lagi yang baru karena kapasitas untuk menyelesaikan jenazah di sini satu hari cuma delapan, sedangkan kebutuhannya sudah semakin meningkat dan tempat seperti ini perlu dibikin lagi di tempat lain,” ujarnya saat menghadiri dan membuka Pesamuan Agung (MGPSSR) Pusat ke XIV Tahun 2019 di Sekretariat MGPSSR, Jalan Cekomaria, Peguyangan Kangin, Denpasar, Minggu (10/3).
     
    Menurutnya jika ada tanah provinsi yang layak dipakai untuk kebutuhan tersebut maka ia sebagai Gubernur mempersilakan untuk menggunakan. Ia menambahkan, secara ideal tempat fasilitas seperti ini dibangun berdekatan dengan laut sehingga prosesinya bisa dilaksanakan dengan lebih cepat. Berdasarkan pengalamannya, Gubernur Koster menilai sangat efisien sehingga pola ini bisa dikembangkan lebih banyak di Bali. 
     
    Dalam sambutannya Gubernur Koster berharap program-program kemanusiaan yang dijalankan oleh pasemetonan terus dikembangkan tidak hanya di internal pasemetonan namun hingga seluruh Bali,

    Pilihan Redaksi

  • WNA Asal Perancis Ditemukan Meninggal di Sebuah Hotel di Umalas
  • Majelis Madya Desa Pakraman Diharapkan Fasilitasi Permasalahan di Desa Pakraman
  • Polisi Masih Selidiki Pelaku Pencurian Bawa Tas Berisi Uang dan HP di Karangasem
  • Indonesia bahkan dunia. Ia mengatakan, sebagai ikatan pasemetonan terbesar, semeton Pasek diharapkan peka terhadap kondisi sosial umat dan masyarakat. 
     
    “Filosofi menyama braya agar diimplementasikan dalam program pasemetonan misalnya dengan program membantu keluarga semeton yang kurang mampu tidak hanya dalam hal upacara yadnya tapi juga dalam hal kehidupan sosial ekonomi,” ujarnya. 
     
    Ia menambahkan, selanjutnya program tersebut agar ditingkatkan menjangkau masyarakat lainnya di seluruh Bali. Begitu juga dengan program program kemanusiaan lainnya, Koster berharap bisa terus dikembangkan di seluruh Bali. “Bahkan seperti harapan Ketua (Umum) tadi tidak hanya Bali, luar Bali, Indonesia bahkan mendunia,” katanya.
     
    Pembukaan Pesamuan Agung yang diketuai Prof. Gede Pitana ini dihadiri oleh tokoh-tokoh seperti Ketua Umum MGPSSR Prof. Wayan Wita, Presiden World Hindu Parisad Made Mangku Pastika, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan anggota DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana. (bbn/humasbali/rob)

    Penulis : Humas Provinsi Bali

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Koster Tanah Provinsi Krematorium MGPSSR



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV