Informasi

Wabup Kasta Berharap Panen Padi Organik Bisa Diterapkan di Semua Subak di Klungkung

Minggu, 10 Maret 2019 | 19:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, KLUNGKUNG.
Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta beharap kepada Subak Dawan dari sistem pertanian padi organik ini bisa diterapkan dan berjalan sesuai dengan apa yang pemerintah harapkan, kedepannya akan dibuat pencanangan pertanian ramah lingkungan.

Pilihan Redaksi

  • Pohon Tumbang Menimpa Badan Jalan dan Kabel Listrik di Klungkung
  • Dilaporkan Dugaan Korupsi, Ketua DPRD Klungkung: Itu Hoax dan Politis, Akan Saya Lapor Balik
  • 356 Ogoh-Ogoh Siap Diarak, Kapolres Klungkung Turunkan 360 Personil Saat Pengerupukan
  •  
    "Penggunaan pupuk oraganik sementara masih menjadi barang baru, para subak masih menimbang-nimbang dalam pemilihan pupuk baik organik maupun non organik, mudah-mudahan dari hasil kajian ini bisa menjelaskan kepada subak hasil dari pertanian organik sangat lebih bagus dengan hasil yang lebih banyak dan menyehatkan," ujar Wabub Kasta saat melakukan panen perdana padi organik demplot kajian terap dosis pupuk organik tehadap peningkatan provitas padi varietas inpari 43 dengan alat mesin Combain Harvaster secara Simbolis di Subak Dawan, Desa Dawan Kelo

    Pilihan Redaksi

  • Koster Persilakan Tanah Provinsi Dimanfaatkan Pengembangan Fasilitas Krematorium MGPSSR
  • WNA Asal Perancis Ditemukan Meninggal di Sebuah Hotel di Umalas
  • Majelis Madya Desa Pakraman Diharapkan Fasilitasi Permasalahan di Desa Pakraman
  • d, Kecamatan Dawan, Minggu (10/3) pagi. 
     
    Panen perdana tersebut, selain dihadiri Wabup Kasta juga Kepala Dinas Pertanian Ida Bagus Juanida, Camat Dawan A.A Gede Putra Wedana, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Bali serta krama Subak Dawan. 
     
     
    Sementara menurut Kepala Bidang Produksi, Wayan Sumatra mengatakan padi organik yang ia kembangkan menggunakan pupuk organik berupa pestisida nabati yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainnya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama pada tanaman serta Biorin yang dihasilkan dari Simantri Desa Dawan.
     
    "Pestisida ini tidak meninggalkan residu yang berbahaya pada tanaman maupun lingkungan serta dapat di buat dengan mudah menggunakan bahan yang murah, peralatan yang sederhana serta biayanya jauh lebih murah, diperkirakan 8 ton yang dihasilkan perhektar. Padi ini betul-betul organik, 100 % organik. Tidak menggunakan pupuk kimia atau insektisida sedikitpun," ujar Wayan Sumatra. (bbn/humasklungkung/rob)

    Penulis : Humas Klungkung

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Klungkung Panen Padi Organik Wabup Kasta



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV