Informasi

Peran BPPA Diharapkan Bantu Pelaku Pertanian Salurkan Produknya ke Sektor Pariwisata

Minggu, 17 November 2019 | 18:20 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati melantik secara resmi Pengurus Bali Purchasing Profesional Association (BPPA) Periode Tahun 2019—2024 yang dirangkaikan dengan pelaksanaan HUT BPPA ke 6 di Singaraja Hall, BNDCC, Nusa Dua, Sabtu (16/11) malam.

Pilihan Redaksi

  • Gubernur Koster Apresiasi Munas KAGAMA Tunjang Pariwisata Bali
  • Pariwisata Nusantara di Tengah Polemik Wisata Ramah Muslim
  • Wagub Cok Ace: Pertanian Bali Diharapkan Sejajar Dengan Industri Pariwisata
  • Dalam sambutannya Wagub yang akrab disapa Cok Ace berharap BPPA sebagai satu-satunya lembaga yang mewadahi purchasing sebagai mediator suplier dalam memasarkan produknya, bisa membantu menyalurkan produk-produk pertanian Bali khususnya ke sektor pariwisata seperti hotel dan restoran. Baik dengan membantu memberikan bimbingan dari segi kualitas maupun kemasan, sehingga bisa diterima pasar sektor pariwisata.
    "Dari total PDRB Bali, sektor pertanian hanya mengisi sekitar 14, 8 %. Jika terus seperti ini, pertanian bisa ditinggalkan pelakunya. Oleh karena itu, kedepan Saya berharap peran BPPA agar bisa membantu para pelaku pertanian dengan menyalurkan produk-produknya ke sektor pariwisata. Sehingga pariwisata juga bisa memberi manfaat kepada pertanian, mungkin dengan memberi pelatihan guna perbaikan kualitas maupun packaging sesuai permintaan pasar sektor pariwisata, " ujar Wagub Cok Ace. 
    Seperti diketahui, PHRI adalah asosiasi para pemilik hotel dan restoran,  jadi pengelolaan belum tentu dilakukan sendiri. Disinilah para pemilik hotel dan restoran tersebut membutuhkan tenaga manajemen yang salah satunya adalah bagian purchasing.  Untuk itu, keberadaan purchasing yang tergabung dalam BPPA sangat strategis bagi anggota PHRI. Saat ini perbandingan Anggota BPPA dengan keberadaan hotel baru sekitar 10 %, yakni anggotanya sekitar 300 orang sedangkan di Bali terdapat lebih dari 3.000 hotel. Untuk itu Wagub Cok Ace mengajak para purchaser-purchaser untuk ikut terlibat sebagai anggota, agar semakin menambah informasi perkembangan yang terjadi. 
    "BPPA merupakan urat nadi perusahaan, oleh karena itu saya anjurkan yang belum masuk untuk ikut serta. Para pemilik hotel dan jasa wisata lainnya sangat tergantung pada BPPA, oleh karena itu semoga bisa bekerja dengan baik. Bisa menjadi wadah untuk bertukar Informasi terkait produk-produk  baru dan kiat-kiat dalam memajukan hotel tempatnya bekerja, " pungkas Wagub Cok Ace. 
    Melalui Surat Keputusan PHRI Nomor 002/SK/PHRIBPDBALI/XI/2019 tentang Pengesahan Pengurus BPPA Periode 2019 - 2024, diantaranya ditetapkan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati sebagai Penasehat, dan Ketua BPPA dijabat Komang Masyani. 
    Sementara itu, Ketua BPPA Terpilih Komang Masyani pada kesempatan itu memaparkan visinya diantaranya kedepan berencana menggagas pelatihan-pelatihan, melalui pelatihan bisa menilai purchasing yang memiliki kompetensi. 
    "Sehebat-hebatnya seorang purchasing, saat berada ditempat baru harus kembali belajar, disinilah pentingnya pelatihan-pelatihan yang bisa meningkatkan kemampuan mereka," ujarnya seraya menyatakan BPPA akan selalu berkomitmen mendukung program pemerintah, contohnya UMKM yang diundang pada pameran saat ini sama sekali tidak dipungut biaya sepeser pun. 
    Ia pun Ingin BPPA bisa mencetak para purchasing handal yang bisa direkomendasikan saat ada yang membutuhkan.  

    Penulis : Humas Provinsi Bali

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Purchasing Peran Salurkan Produk Pertanian Pariwisata



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV