Hukrim

Agar Kuat Minum Layani Tamu, Terdakwa Pelayan Cafe Konsumsi Sabu

Kamis, 14 Maret 2019 | 17:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Rara Meysatien yang bekerja sebagai pelayan di sebuah cafe malam di Denpasar hanya bisa terdiam saat didudukkan di PN Denpasar, Kamis (14/3).

Pilihan Redaksi

  • Terdakwa Pemuda Asal Denpasar Konsumsi Sabu Agar Lebih Fokus Bekerja Menato
  • Dituntut 13 Tahun, Terdakwa Penyimpan Sabu pada Mesin Tato Menangis Sambil Menggendong Bayinya
  • Dihukum 7 Tahun, Terdakwa Penyimpan Ekstasi Pasrah Melihat Ibu, Istri dan Putranya
  •  
    Pengakuan terdakwa saat ditanya hakim soal kenapa mengkonsumsi narkoba. Terdakwa hanya menjawab enteng bahwa dengan nyabu bisa kuat minum saat melayani tamu. "Biar kuat minum aja pak hakim," singkat terdakwa dimuka sidang.
     
    Wanita kelahiran Gilimanuk 33 tahun lalu ini diamankan petugas lantaran informasi dari masyarakat yang kerap konsumsi sabu. Oleh petugas, wanita kelahiran Gilimanuk 8 Mei 1995 ini tidak langsung diajukan rehab tetapi langsung dijebloskan ke dalam sel untuk di adili.
     
    Di muka sidang pimpinan Dayu Adnya Dewi kasus,S.H.,M.H dalam dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) IGST Lanang Suyadnyana,S.H menyebut terdakwa terbukti bersalah menyimpan atau memiliki narkotika golongan I jenis sabu.
     
    Disebutkan Jaksa, bahwa terdakwa

    Pilihan Redaksi

  • Seniasih Giri Prasta lantik Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kuta
  • Tim Verifikasi Kemendagri RI Apresiasi Inovasi Positif dari Pemkot Denpasar
  • PKK Diharapkan Berperan Penting dalam Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
  • diamankan di kamar kos Jalan Tangkuban Perahu III Nnomor 15 Banjar Balun Padang Sambian Kelod Denpasar Barat pada 15 Desember 2018. Dari hasil penggeledahan petugas, ditemukan ada dua klip plastik kecil berisi serbuk kristal bening diduga sabu yang disimpan di dalam dompet disembunyikan dibalik lipatan baju dalam tas koper.
     
    "Terdakwa mengakui sebelumnya membeli sabu dari seseorang yang hanya dikenal nama Wirasa via telepon. Pengambilannya melalui tempelan," terang jaksa.
     
    Barang haram itu oleh terdakwa di beli dengan harga Rp.700 ribu dari penawaran semula Rp.1,4 juta. Oleh terdakwa sabu diambil melalui tempelan di sebuah pot bunga yang berada di jalan Adipura I Denpasar.
     
    Oleh terdakwa barang haram itu dibagi menjadi 5 klip kecil. Dimana sebanyak 3 paket klip plastik kecil telah habis dikonsumsi setiap akan berangkat kerja ke cafe. 
     
    Atas perbuatannya, oleh jaksa diancam Pasal 115 dan 112 ayat (1) nomor 35 UU tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman paling ringan selama 4 tahun penjara. (bbn/maw/rob)

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Konsumsi Sabu Kuat Layani Tamu



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV