News

Antisipasi Senpi Masuk Bali, Otoritas Bandara Ngurah Rai Perketat Pengecekan

Senin, 18 Maret 2019 | 18:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Terkait aksi brutal penembakan mengunakan senjata api, yang dilakukan seorang pria ke dalam masjid di New Zealand, Kamis (14/3) dini hari lalu, otoritas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai sejak dari dulu telah melakukan atensi dengan melakukan pengecekan satu-persatu penumpang secara detail dan ketat lewat peralatan metal detector.

Pilihan Redaksi

  • Tren Penurunan Penumpang, Bandara Ngurah Rai Malah Catat Peningkatan 8%
  • Hari Raya Nyepi, Bandara Ngurah Rai Hentikan 468 Penerbangan
  • Jaksa Tuntut Pria Asal Malaysia Tinggalkan 1.887 Ineks di Bandara 10 Tahun
  •  
    Airport Security Department Head PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, I Made Sudiarta mengatakan selain itu, pendeteksian untuk bahan peledak merupakan salah satu prosedur keamanan yang mutlak dilakukan dalam rangkaian pemeriksaan keamanan juga di  Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
     
    "Tentu, terkait dengan pemeriksaan itu (senjata api) kami lakukan pengecekan dari dulu. Jangan sampai senjata api, bisa masuk dibawa oleh para penumpang ke Bali melalui Bandara," jelasnya.
     
    Selain itu menurut dirinya, pendeteksian bahan peledak sejak dini di bandar udara merupakan salah satu prosedur keamanan yang mutlak dilakukan dalam rangkaian pemeriksaan keamanan juga.
     
    "Jika dilihat, hingga saat ini, sudah banyak bandar udara di dunia meningkatkan standar keamanan dengan pengimplementasian explosive trace detection checking. Di Australia sendiri misalnya, Bandar Udara Newcastle di Negara Bagian New South Wales, Bandar Udara Internasional Melbourne, dan Bandar Udara Hobart di Tasmania. Telah menerapkan prosedur keamanan ini dengan sistem random checking terhadap penumpang yang hendak bepergian melalui pesawat udara," paparnya.
     
    Dirinya mencontohkan, selain di Amerika Serikat, petugas aviation security juga telah berhasil mencegah seorang penumpang yang kedapatan membawa bahan peledak untuk masuk ke dalam terminal bandar udara. Di Bandar Udara Internasional Yuma di Negara Bagian Arizona, bahan peledak jenis C4 atau bom plastik y

    Pilihan Redaksi

  • Angka Golput Pemilu 2019 di Bali Diperkirakan Mencapai 18 Persen
  • Aplikasi On Time Solusi UKM di Bali Tembus Akses Pasar
  • Kemasan Produk Tambah Nilai Jual dan Perlindungan Produk
  • ang disembunyikan dalam kaleng tembakau oleh seorang penumpang pada tahun 2011 silam, berhasil terdeteksi melalui ETD checking. 
     
    Sudiarta menenakankan pentingnya pihak keamanan tersebut karena melihat Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai merupakan salah satu bandar udara tersibuk di Indonesia yang melayani puluhan ribu penumpang dan ratusan penerbangan setiap harinya. 
     
    "Ya, tentu sebagai salah satu objek vital nasional dalam bidang transportasi yang mempengaruhi hajat hidup orang banyak setiap harinya, terjamin keamanan di bandar udara merupakan hal yang mutlak untuk diwujudkan oleh PT. Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandar udara. Selain itu juga Manajemen PT. Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandar udara, secara rutin dan berkesinambungan menjalankan program peningkatan kapasitas bagi para personel aviation security, baik itu secara internal, maupun dengan bekerja sama instansi eksternal selama ini telah terjalin dengan baik,” tutupnya. (bbn/aga/rob)

    Penulis : Agung Gede Agung

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Bandara Senpi Antisipasi



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV