Politik

Meski Kalah di Tahun 2014, Bali Tetap Spesial Bagi Prabowo

Rabu, 10 April 2019 | 16:10 WITA

beritabali.com/file

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Meski kalah di Bali pada pemilihan Presiden 2014, namun Bali bagi Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tetap spesial. Prabowo meminta agar Bali jangan sampai hancur akibat perbedaan pandangan politik.

Pilihan Redaksi

  • De Gadjah: Prabowo Minta Tetap Jaga Persatuan Meski Beda Pilihan
  • Ribuan Pendukung Prabowo Sandi Kampanye Pemilu Damai di Renon
  • Kampanye di Denpasar, Ini Pesan Prabowo Untuk Semeton Bali
  •  
    Hal ini disampaikan Tim pemenangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga di Bali, Made Muliawan Arya atau yang akrab dipanggil De Gadjah, kepada belasan wartawan, di kediamannya jalan Akasia Denpasar, Rabu (10/4/2019).
     
    "Bali spesial di mata Pak Prabowo meski 2014 kalah telak, ini karena Bali itu unik. Mereka (Prabowo-Sandiaga) tahu di sini (Bali) basis merah (PDIP). Tapi mereka berpesan, silakan berjuang tapi jangan sampai terpecah-belah. Jangan sampai Bali hancur hanya karena perbedaan politik,"ujar De Gadjah. 
     
    Meski ada riak-riak kecil dalam proses pemilu termasuk Pilpres 2019, menurut De Gadjah, baik Prabowo maupun Sandiaga Uno tidak pernah memberi respon negatif.  Prabowo juga melarang para kadernya untuk tidak hormat kepada pihak lawan selama proses Pemilu atau Pilpres berlangsung.
     
    "Misalnya saja di Buleleng kemarin, ada warga yang mengacungkan jari 01 kepa

    Pilihan Redaksi

  • Meski Tidak Bagikan Baju, Prabowo Minta Pendukungnya Harus Tetap Semangat
  • Tidak Bagi Kaos dan Minim Baliho, Prabowo: Kami Ada di Hati Rakyat
  • Kampanye Akbar, Relawan Prabowo-Sandi Mulai Padati Lapangan Kapten Kompyang Sujana
  • Kampanye Akbar Prabowo di Bali: Usung Topik Perlindungan Biota Laut dan Abrasi Pantai di Negara
  • da Sandiaga Uno, tapi  malah disamperin sama Sandiaga dan diberi nasehat, silakan berbeda politik tapi tidak berkonflik. Pak Sandiaga juga menghormati pendukung capres 01 dengan ikut foto dengan pose jari 01. Itu sebagai bentuk penghormatan, jangan mau diadu domba atau dibenturkan karena beda pilihan politik, agar semua tenang dan damai. Jangan hanya karena beda pilihan kita pecah. Beliau (Prabowo-Sandiaga) sudah kasi contoh, jadi malu kalau kita buat yang aneh aneh," ujar De Gadjah.
     
    Dalam acara jumpa pers dengan belasan wartawan ini, De Gadjah juga menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan yang telah bertugas dengan baik menjaga situasi keamanan Bali tetap kondusif selama kampanye. 
     
    "Kami sampaikan terima kasih kepada aparat keamanan di Bali baik TNI maupun Polri yang telah berhasil menjaga situasi Bali tetap aman dan kondusif, dan kami berharap agar aparat TNI/Polri tetap netral dalam Pemilu 2019 ini," ujarnya. [bbn/psk] 

    Penulis : putu setiawan kondra

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : Prabowo Bali De Gadjah



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV