News

Isu Khilafah Jadi Penyebab Anjloknya Suara Prabowo-Sandi di Bali

Senin, 22 April 2019 | 06:35 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Akademisi dari Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana Dr. Ni Made Ras Amanda Gelgel, S.Sos., M.Si, mengungkapkan bahwa isu khilafah menjadi penyebab anjloknya perolehan suara pasangan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Bali.

Pilihan Redaksi

  • KPU Bali Terapkan Pengawas Ekstra Input Data Rekapitulasi Hasil Pemilu
  • Meski Kalah di Tahun 2014, Bali Tetap Spesial Bagi Prabowo
  • Ribuan Pendukung Prabowo Sandi Kampanye Pemilu Damai di Renon
  • Apalagi selama ini Bali sangat kental dengan semangat nasionalisme, serta disebut-sebut sebagai daerah yang memiliki toleransi tinggi.
    “Kan toleransi di Bali baik, Bali juga sangat kental dengan adat Balinya. Bosen juga masyarakat Bali kalau sering dengar tentang kafir,” ujar Amanda ketika dikonfirmasi pada Minggu (21/4) Malam.
    Menurut Amanda, khusus tentang penyataan Sandiaga Uno yang menawarkan konsep pariwisata halal tidak terlalu mempengaruhi perolehan suara pasangan 02 di Bali.

    Pilihan Redaksi

  • Viral di Medsos Giri Prasta Jatuh dari Jukung, Insiden atau Aksi "Prank" Atta Halilintar?
  • Kursi Dewan Badung Bakal Didominasi Caleg PDIP
  • Nama Pastika Masuk Caleg DPD yang Lolos, Ngastawa: Tunggu Penetapan dari KPU
  • Beredar Nama Caleg DPR dan DPD Dapil Bali yang Lolos, Ini Kata Ketua KPU Bali
  • RSJ Bangli Siapkan Obat dan Kamar Sesuai "Budget" Caleg Stres
  • m: 15px;"> Isu pariwisata halal tidak terlalu berpengaruh karena makanan halal sudah banyak di Bali dan Bali sejak dulu sudah mempunyai sajian makanan yang dikhususkan bagi nyama Muslim (saudara Muslim).
    Salah satu contohnya adalah sajian lawar dengan menggunakan daging ayam atau kambing yang disebut lawar seselaman.
    Amanda memaparkan justru semangat toleransi yang tinggi dan Kebhinekaan masyarakat Bali menyebabkan perolehan suara pasangan 01 Jokowi-Maruf meningkat signifikan. 
    Belum lagi selama ini Jokowi sering diserah dengan isu negatif dan hoax menyebabkan masyarakat simpati pada jokowi.
    “Jokowi tidak datang ke Bali saja perolehan suaranya juga pasti tetap tinggi, bandingkan sama Pilpres tahun 2014, dimana jokowi mendapatkan 70 persen suara. Sekarang walaupun baru data quick count saja sudah 90 persen,” kata perempuan mantan wartawan tersebut.[bbn/mul]

    Penulis : I Nengah Muliarta

    Editor : I Nengah Muliarta


    TAGS : Isu Khilafah Pilpres 2019



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV