News

Isi Salinan Surat Tolak Reklamasi Belum Dibuka, GPS Sebut Aneh

Senin, 22 April 2019 | 09:30 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sikap Gubernur Bali I Wayan Koster yang belum bersedia membuka salinan surat usulan revisi Perpres Nomor 51 Tahun 2014 terkait kasus reklamasi Teluk Benoa yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo dinilai oleh  Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Gede Pasek Suardika (GPS) sebagai hal yang aneh. Padahal sebelumnya Gubernur Koster menyatakan akan membuka salinan surat usulan revisi Perpres Nomor 51 Tahun 2014 setelah proses pemilihan umum (Pemilu) pada 17 April 2019.

Pilihan Redaksi

  • BPBD Bali : Lokasi Rekapitulasi Pemilu Tak Perlu Dipindahkan Pasca Erupsi Gunung Agung
  • Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tersebut mengatakan  di jaman keterbukaan seperti sekarang tidak ada yang perlu ditutupi. Apalagi pada hal-hal yang sifatnya kebijakan publik, sehingga wajib diketahui oleh publik.
    “Tidak ada urgensinya ditutupi, kalau hanya surat usulan penolakan reklamasi. Biasa saja itu, tidak masuk kategori rahasia” kata Pasek yang juga Ketua Umum Pergerakan Sanatana Dharma Nusantara (Persada Nusantara) saat dikonfirmasi melalui telepon pada Senin (22/4).
    Sebelumnya Gubernur Bali I Wayan Koster menolak permintaan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Regional Bali yang meminta salinan

    Pilihan Redaksi

  • BNNP Bali Bekuk Oknum Sipir Lapas Kerobokan Bawa 690 Ekstasi ke Napi
  • surat usulan revisi Perpres Nomor 51 Tahun 2014. Akibat penolakan tersebut Walhi Regional Bali menggugat Gubernur Bali melalui Komisi Informasi Provinsi Bali.
    Gugatan disampaikan Direktur Walhi Bali I Made Juli Untung Pratama ke Komisi Informasi Provinsi Bali  pada Selasa (2/4/2019). Menanggapi adanya gugatan kemudian Gubernur Bali menyatakan akan membuka salinan surat usulan revisi Perpres Nomor 51 Tahun 2014 setelah proses pemilihan umum (Pemilu) pada 17 April 2019.[bbn/mul]

    Penulis : I Nengah Muliarta

    Editor : I Nengah Muliarta


    TAGS : Tolak Reklamasi Salinan Surat



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV