Hukrim

Jaksa Beberkan 2 Interpol Gadungan Asal Iran Rampas Uang Turis Tiongkok

Selasa, 23 April 2019 | 18:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Dua warga Iran menjalani sidang sebagai terdakwa, yakni Shiraziniya Azad (53) dan Shirazi Nia Hossein (41) di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (23/4).

Pilihan Redaksi

  • Jaksa Tuntut 2 Oknum Notaris Kasus Penipuan Jual Beli Masing-masing Berbeda
  • Udiana Laporkan Ketua DPRD Klungkung ke KPK dan Jaksa Agung
  • Jaksa Tuntut Anak Ketua Dewan Klungkung yang Kecanduan Sabu Setahun Penjara
  •  
    Keduanya didakwa melakukan tidak perampasan barang milik korban yang merupakan warga asal Tiongkok. Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Agus Suraharta,SH dijerat Pasal 363 Ayat 1 ke-4 KUHP tentang pencurian.
     
    Dalam melakukan aksinya, dua terdakwa asal Iran ini berpura-pura menjadi polisi Interpol untuk mengelabuhi korban bahwa sedang mencari buronan narkoba. Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Partha Bhargawa,SH.MH, ini jaksa Agus Suraharta membeberkan bagaimana kedua terdakwa ditangkap hingga bergulir ke persidangan.
     
    Dalam dakwaan jaksa, kedua tersangka ini mencuri uang milik korban Long Zhihong (46) yang saat itu sedang berjalan kaki di d

    Pilihan Redaksi

  • Inventarisasi Cagar Budaya, Disbud Denpasar Sasar 3 Situs Pura Bersejarah di Sanur
  • Dituntut 9 Tahun, Pemuda 31 Tahun Setubuhi ABG Minta Keringanan Hukuman
  • Klungkung Beri Pelatihan Calon TKI untuk Warga KK Miskin
  • epan hotel yang ada di Jalan Patih Jelantik Kuta, usai berbelanja. 
     
    Aksi kedua kedua terdakwa yang dilakukan pada 30 Januari 2019, Pukul 20.50 Wita itu, menggunakan modus memberhentikan korban yang berjalan kaki dan mengaku bahwa kedua terdakwa adalah anggota polisi dan mencari orang uang membawa narkoba.
     
    Kemudian tersangka Azad turun dari dari mobil dan memeriksa bagian badan dan saku celananya korban. Kemudian meminta dompet korban untuk diperiksa, Korban yang belum tau bahwa kedua tersangka ini polisi palsu, lantas memberikan dompetnya.
     
    Setelah memeriksa isi dompet korban di dalam mobil tersangka, lantas tersangka Azad mengembalikan dompet korban dan langsung meninggalkan korban di TKP. Korban tersadar ditipu oleh kedua pelaku, saat memeriksa isi uang mencapai 1.400 dolar Amerika atau Rp19 juta rupiah di dalam dompetnya yang telah raib diambil ke dua pelaku. Atas kejadian itu, korban melaporkan ke Polsek Kuta guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (bbn/maw/rob)

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Interpol Gadungan Iran Rampas Uang Turis Tiongkok



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV